Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

AS Deportasi 238 Anggota Geng Venezuela ke Penjara El Salvador

Lebih dari 200 orang yang diduga anggota geng asal Venezuela telah dideportasi dari Amerika Serikat ke salah satu penjara dengan keamanan super tinggi di El Salvador. Pada hari Minggu, sebanyak 238 anggota geng Tren de Aragua dan 23 anggota geng internasional MS-13 dideportasi meskipun ada keputusan dari hakim AS yang memblokir pengusiran tersebut.

Hakim Distrik AS, James Boasberg, mengeluarkan perintah yang melarang pemerintahan Trump untuk menggunakan undang-undang masa perang yang berasal dari tahun 1798, yang terakhir kali digunakan selama Perang Dunia Kedua, sebagai dasar untuk beberapa deportasi. Namun, penerbangan untuk deportasi tersebut ternyata sudah berangkat sebelum keputusan hakim dikeluarkan.

Presiden AS Donald Trump menuduh geng Tren de Aragua melakukan "penyerangan, percobaan, dan ancaman invasi terhadap wilayah Amerika Serikat" dan menganggap kedua geng tersebut sebagai organisasi teroris asing.

Langkah deportasi ini menuai kritik dari pemerintah Venezuela dan Amnesty International USA, yang menyebutnya sebagai "contoh lain dari penargetan rasis oleh pemerintahan Trump" terhadap warga Venezuela berdasarkan klaim luas mengenai keterlibatan geng.

Penjara Cecot yang terkenal di El Salvador dibangun sebagai bagian dari upaya negara tersebut untuk memberantas kejahatan terorganisir. Namun, penjara ini juga telah dituduh oleh kelompok hak asasi manusia karena perlakuan buruk terhadap narapidana.

Pemerintah AS membantah bahwa mereka melanggar perintah hakim terkait deportasi ke El Salvador. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa membaca di sumber berita.

library_books Bbcnews