PT Bank Jago Tbk (ARTO) telah mengumumkan pencapaian laba bersih setelah pajak sebesar Rp129 miliar untuk tahun 2024. Angka ini mengalami peningkatan yang signifikan, mencapai 78 persen dibandingkan dengan laba tahun 2023 yang sebesar Rp72 miliar.
Direktur Utama Bank Jago, Arief Harris Tandjung, menyatakan bahwa pencapaian ini mencerminkan pertumbuhan perusahaan yang sesuai dengan fokusnya sebagai bank berbasis teknologi. Bank Jago terus mengedepankan inovasi, kolaborasi, serta pengelolaan fundamental dan manajemen risiko yang baik.
"Ini menjadi modal kuat Bank Jago untuk leap forward ke fase pertumbuhan berikutnya," ujar Arief dalam keterangan resmi yang disampaikan pada Jumat, 21 Maret 2025.
Inovasi yang terus dilakukan, serta kolaborasi yang semakin kuat dengan ekosistem digital, telah mendorong pertumbuhan jumlah nasabah. Hal ini juga berdampak positif terhadap jumlah dana pihak ketiga (DPK) serta penyaluran kredit.
Pencapaian laba ini menunjukkan bahwa Bank Jago mampu beradaptasi dan berkembang di tengah perkembangan teknologi keuangan yang pesat. Dengan fokus pada layanan digital, Bank Jago berupaya untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi nasabahnya.
Ke depan, Bank Jago berharap dapat terus meningkatkan kinerjanya dan memperluas layanan mereka kepada masyarakat, sehingga dapat menjadi salah satu bank terdepan dalam sektor perbankan digital di Indonesia.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs resmi Bank Jago.
Bank Jago laba bersih pertumbuhan teknologi inovasi