Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Utang Global Capai Rp1.648 Kuadriliun di 2024

Utang obligasi korporasi dan negara di seluruh dunia telah melampaui angka USD 100 triliun atau sekitar Rp1.648 kuadriliun pada akhir tahun 2024. Hal ini diungkapkan dalam laporan terbaru yang dirilis oleh Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) pada Jumat, 21 Maret 2025.

Kenaikan tingkat utang global ini merupakan dampak dari dua peristiwa besar, yaitu krisis keuangan 2008 dan pandemi Covid-19. Untuk menghadapi kedua krisis tersebut, banyak negara yang meluncurkan paket stimulus fiskal yang besar. Stimulus ini dibiayai melalui pasar utang, sehingga membantu negara-negara menghindari resesi.

Sekretaris Jenderal OECD, Mathias Cormann, menyatakan bahwa "Tingkat utang negara dan perusahaan terus tumbuh di seluruh dunia, di tengah meningkatnya biaya pinjaman dan volatilitas pasar." Ini menunjukkan bahwa banyak negara dan perusahaan yang membutuhkan dana lebih untuk menjalankan operasional mereka.

Mathias Cormann juga memberikan beberapa saran untuk mengatasi masalah utang ini. Dia menekankan pentingnya meningkatkan efisiensi belanja publik dan memprioritaskan pinjaman pemerintah untuk investasi publik. Investasi yang dimaksud adalah yang dapat meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan jangka panjang.

"Memberikan insentif kepada perusahaan agar pinjaman mereka dapat meningkatkan kapasitas produksi juga sangat penting," tambahnya. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan prospek utang global dapat membaik di masa depan.

Dengan angka utang yang sangat besar ini, penting bagi pemerintah dan perusahaan untuk menemukan cara yang tepat dalam mengelola keuangan mereka agar tidak terjebak dalam masalah utang yang lebih besar di kemudian hari.

library_books Idx Channel