Kudus, 22 Maret 2025 – Anggota DPRD Kudus dari Fraksi PDI Perjuangan, Sunarto, mengumumkan peluncuran Pusat Pengolahan Sampah Plastik Ramah Lingkungan. Inisiatif ini bertujuan untuk mengatasi masalah sampah plastik yang kian mengkhawatirkan serta menciptakan nilai ekonomi bagi masyarakat setempat.
Menurut Sunarto, sampah plastik selama ini sering dianggap sebagai barang yang tidak berguna. "Tujuannya untuk memberikan nilai ekonomi dari sampah plastik yang selama ini dianggap tidak memiliki manfaat. Kita juga akan menggandeng karang taruna dan kelompok ibu rumah tangga agar mereka bisa ikut serta dalam pengolahan sampah," ujar Sunarto.
Proyek ini tidak hanya berfokus pada pengolahan sampah, tetapi juga bertujuan untuk memberdayakan masyarakat. Dengan melibatkan karang taruna dan ibu rumah tangga, diharapkan lebih banyak orang dapat berkontribusi dalam pengolahan sampah dan mendapatkan keuntungan dari proses tersebut.
Sunarto juga mengingatkan perlunya dukungan dari pemerintah dan investor untuk membantu meningkatkan kapasitas produksi. "Masih banyak pelaku usaha kecil yang mengandalkan tenaga manual untuk pencacah dan pencuci karena keterbatasan modal. Kami berharap dengan adanya dukungan, kapasitas produksi dapat meningkat dan lebih banyak sampah plastik yang dapat diolah," tambahnya.
Inisiatif Pusat Pengolahan Sampah Plastik Ramah Lingkungan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengatasi permasalahan sampah plastik. Dengan langkah ini, tidak hanya lingkungan yang akan mendapatkan manfaat, tetapi juga ekonomi masyarakat Kudus akan semakin berkembang.
Dengan adanya proyek ini, diharapkan masyarakat lebih sadar akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan dapat berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.
sampah plastik Kudus PDI Perjuangan pengolahan sampah