Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Ponorogo Siap Hadapi Mudik Idulfitri 2025 dengan Operasi Ketupat Semeru

Ponorogo, 20 Maret 2025 - Bupati Sugiri Sancoko memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2025 yang diselenggarakan oleh Polres Ponorogo. Acara ini berlangsung di halaman Pendopo Agung Ponorogo dan bertujuan untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana menjelang pengamanan mudik dan perayaan Idulfitri 2025.

Kang Bupati Sugiri Sancoko menyatakan bahwa jumlah pemudik tahun ini diperkirakan akan jauh lebih besar dibandingkan angka survei sebelumnya. "Oleh karena itu, pengamanan dan pelayanan ekstra sangat dibutuhkan untuk membuat masyarakat tetap aman dan nyaman," ungkapnya.

Menurut Sugiri, bersama dengan forkopimda, mereka telah menyiapkan personel dan berbagai fasilitas. "Pemudik juga dilayani dengan senyuman agar mereka merasa nyaman dan aman," tambahnya.

Dia juga mengajak masyarakat untuk saling menjaga kondusifitas dan ketertiban di Ponorogo selama periode mudik. Selain itu, ia mengingatkan para pemudik untuk berhati-hati serta menjaga kesehatan selama perjalanan. "Selamat mudik, semoga tiba di kampung halaman dengan selamat dan bertemu keluarga untuk melepas rindu," pesannya.

Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, menjelaskan bahwa Operasi Ketupat Semeru akan berlangsung selama 17 hari, mulai dari 23 Maret hingga 8 April 2025. Lebih dari 200 personil gabungan, yang terdiri dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Subdenpom, Satpol PP, dan instansi lainnya, akan dikerahkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Mereka akan tersebar di empat titik Pos Pengamanan (Pospam), yang terletak di perbatasan Mlilir, Terminal Seloaji, Pasar Legi, dan Kawasan Wisata Ngebel. Selain itu, akan ada satu titik Pos Pelayanan yang berlokasi di Alun-alun Ponorogo. "Kita tempatkan pos pelayanan di Alun-alun dengan jumlah personil yang lebih banyak untuk mengantisipasi kemacetan saat pelaksanaan lebaran," jelasnya.

Setelah apel, Polres Ponorogo juga menggelar pemusnahan barang bukti hasil Operasi Pekat Semeru. Barang-barang yang dimusnahkan antara lain 500 liter minuman keras, 8 kg bahan peledak (handak), dan 341 knalpot brong.

"Kami menghimbau masyarakat Ponorogo agar tidak bermain-main dengan handak, petasan, maupun balon udara tanpa awak. Jika ditemukan, kami akan memproses hukum sesuai aturan yang berlaku," tegas Kapolres.

library_books Prokopim Ponorogo