Film indie berjudul "Magazine Dreams" mengalami perjalanan yang penuh liku pada awal tahun 2023. Di festival film Sundance, kritikus memuji film ini serta penampilannya, Jonathan Majors, yang berperan sebagai seorang binaragawan yang kehidupannya hancur. Jonathan Majors, yang merupakan lulusan Yale, juga dipersiapkan untuk peran besar di film Marvel dan dianggap akan menjadi bintang besar di Hollywood.
Setelah banyak minat dari berbagai studio, "Magazine Dreams" akhirnya dibeli oleh Searchlight Pictures, sebuah studio kecil yang telah meraih banyak penghargaan Oscar. Film ini dijadwalkan akan tayang di bioskop pada akhir tahun, bertepatan dengan musim penghargaan.
Namun, tak lama setelah pengumuman tanggal rilis, Jonathan Majors ditangkap di New York karena terlibat pertengkaran dengan pacarnya. Setelah pengadilan, Majors dinyatakan bersalah atas tuduhan penyerangan dan pelecehan, yang menyebabkan Marvel memecatnya dari proyek mereka. Searchlight Pictures, yang juga dimiliki oleh Disney, kemudian memutuskan untuk menghentikan rilis "Magazine Dreams". Film yang telah dikerjakan oleh seorang pembuat film berbakat dan lebih dari 100 orang lainnya ini pun menghilang tanpa jejak.
Di sinilah veteran Hollywood, Tom Ortenberg, melihat peluang. Ortenberg menyebutnya sebagai aset tertekan. Model bisnis ini memungkinkan perusahaannya yang kecil untuk membeli film-film berkualitas tinggi dengan harga murah dan memanfaatkan kontroversi sebagai alat pemasaran gratis yang berisiko. Ortenberg mempromosikan perusahaannya, Briarcliff Entertainment, sebagai juara bagi para seniman dan karya yang terhalang oleh pasar.
Dalam tiga dekade kariernya di industri film, Ortenberg telah mendukung film-film kontroversial seperti "Fahrenheit 9/11", karya Michael Moore yang membahas perang di Irak dan Afghanistan, serta "The Apprentice", drama tentang tahun-tahun awal Donald Trump yang menuai kritik tajam dari presiden tersebut ketika film itu dirilis menjelang pemilihan November.
Saat ini, dengan Hollywood menghadapi berbagai ancaman, studio-studio menjadi lebih berhati-hati untuk tidak menjadi sasaran dalam perang budaya. Ortenberg menyatakan bahwa iklim ketakutan di industri film saat ini sangat disayangkan. Namun, ini juga membantunya menguasai pasar film-film yang ramai dibicarakan, yang ingin dihindari oleh para pesaingnya.
Magazine Dreams Jonathan Majors film indie kontroversi Hollywood