Perusahaan tes genetik 23andMe baru-baru ini mengajukan permohonan perlindungan kebangkrutan di bawah Bab 11. Langkah ini diambil untuk memulai proses penjualan aset-aset perusahaan yang sedang mengalami kesulitan finansial. Kebangkrutan Bab 11 adalah prosedur hukum yang memungkinkan perusahaan untuk tetap beroperasi sambil merestrukturisasi utangnya.
Anne Wojcicki, salah satu pendiri 23andMe, telah mengundurkan diri dari posisinya di perusahaan. Ia sebelumnya berusaha untuk mengambil perusahaan ini menjadi swasta, namun kini memutuskan untuk berpartisipasi sebagai penawar luar dalam proses penjualan aset. Langkah ini menunjukkan bahwa Wojcicki tetap berkomitmen pada masa depan perusahaan, meskipun ia tidak lagi berada di dalam jajaran manajemen.
23andMe dikenal sebagai perusahaan yang menawarkan layanan pengujian DNA kepada konsumen, membantu mereka mengetahui lebih banyak tentang warisan genetik dan kesehatan mereka. Namun, perusahaan ini menghadapi tantangan besar dalam beberapa tahun terakhir, termasuk persaingan yang semakin ketat dan masalah dalam mempertahankan pelanggan.
Dengan langkah kebangkrutan ini, 23andMe berusaha untuk menemukan jalan keluar dari kesulitan ekonomi yang mereka hadapi. Proses penjualan aset diharapkan dapat memberikan kesempatan baru bagi perusahaan untuk bertahan dan beradaptasi dengan perubahan pasar.
Keputusan Anne Wojcicki untuk mundur dan terlibat sebagai penawar menunjukkan bahwa ia masih memiliki minat yang besar untuk melihat 23andMe berkembang, meskipun dalam bentuk yang berbeda. Kebangkrutan ini adalah langkah besar bagi perusahaan dan akan menjadi perhatian banyak orang, terutama mereka yang tertarik dengan dunia tes genetik.
23andMe kebangkrutan tes genetik Anne Wojcicki aset