Peneliti dari Princeton dan IIT telah melakukan terobosan besar dalam dunia teknologi dengan menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk merancang chip komputer yang sangat canggih dan aneh. Hasil dari penelitian ini membuat banyak ahli terkejut dan tak percaya dengan kemampuan AI.
Menurut Avi Loeb, seorang fisikawan dari Harvard, ini hanyalah permulaan. Ia percaya bahwa AI bisa segera melampaui kecerdasan manusia dan bahkan dapat menantang pemikiran kita tentang kehendak bebas dan kesadaran. Loeb menegaskan bahwa perkembangan teknologi ini sangat cepat dan bisa membawa dampak besar bagi umat manusia.
Sementara itu, Seth Shostak dari SETI menambahkan bahwa jika memang ada kehidupan di luar bumi, kemungkinan besar kita akan bertemu dengan AI mereka terlebih dahulu, bukan alien itu sendiri. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa kecerdasan mesin berkembang jauh lebih cepat dibandingkan dengan evolusi biologi.
Dengan adanya misi luar angkasa yang menuju Mars dan lebih jauh lagi, Loeb dan Shostak menyatakan bahwa probe yang dikendalikan oleh AI, bukan manusia, adalah masa depan eksplorasi luar angkasa. Probe AI ini memiliki kemampuan untuk bertahan di lingkungan yang keras dan dapat menjelajahi luar angkasa tanpa batas.
Singkatnya, AI mungkin tidak hanya akan membentuk masa depan kita, tetapi juga dapat membantu kita menemukan kehidupan di luar sana. Hal ini membuka peluang baru bagi kita untuk memahami lebih banyak tentang alam semesta dan kemungkinan adanya makhluk hidup lain.
AI chip komputer peneliti Princeton IIT Mars alien