KUBU RAYA – Bupati Kubu Raya, Sujiwo, mengambil langkah yang tidak biasa dengan menolak pengadaan mobil dinas baru. Ia memutuskan untuk mengalihkan anggaran yang semula dialokasikan untuk mobil baru, yang mencapai hampir 2 miliar rupiah, guna perbaikan jalan-jalan yang rusak di daerahnya.
Sujiwo menjelaskan bahwa sebagai seorang pemimpin, ia harus memberikan teladan yang baik kepada masyarakat. "Karena rakyat lebih membutuhkan, kemudian dalam rangka efisiensi anggaran, saya sampaikan ke Pak Sekda untuk dicoret anggaran itu dan kita alihkan untuk pembangunan jalan-jalan yang rusak," ujarnya.
Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan kondisi infrastruktur jalan yang memburuk dan kebutuhan masyarakat akan akses jalan yang lebih baik. Menurut Sujiwo, perbaikan jalan yang rusak akan lebih bermanfaat bagi warga dibandingkan dengan mobil dinas baru yang tidak terlalu mendesak.
Bupati Kubu Raya berharap, dengan alih fungsi anggaran ini, perbaikan jalan dapat segera dilakukan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Ia yakin, langkah ini adalah pilihan yang tepat demi kesejahteraan rakyat.
Langkah Sujiwo ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk anggota masyarakat yang merasakan langsung dampak dari kondisi jalan yang tidak baik. Mereka berharap, perbaikan jalan dapat memperlancar transportasi dan mendukung kegiatan ekonomi di wilayah tersebut.
Dengan keputusan ini, Bupati Sujiwo menunjukkan komitmennya untuk memprioritaskan kebutuhan masyarakat di atas kepentingan lainnya. Ini adalah contoh nyata bagaimana seorang pemimpin dapat mengutamakan kepentingan rakyat dan mengelola anggaran dengan bijak.
Bupati Kubu Raya Sujiwo anggaran mobil dinas perbaikan jalan