Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Serangan Udara Israel Tewaskan Juru Bicara Hamas di Gaza

Gaza, 29 Maret 2025 – Serangan udara Israel telah menewaskan Abdel Latif al-Qanoua, juru bicara organisasi Hamas, di wilayah utara Gaza. Insiden tragis ini terjadi pada dini hari Kamis di kamp pengungsi Jabalia. Menurut laporan dari televisi Al-Aqsa, serangan tersebut juga menyebabkan beberapa orang lainnya terluka.

Kematian al-Qanoua telah dikonfirmasi oleh gerakan Palestina, Hamas. Mereka menyatakan bahwa serangan ini justru akan memperkuat tekad mereka untuk melawan. "Penargetan terhadap pemimpin dan juru bicara gerakan tidak akan mematahkan semangat kami, tetapi justru akan meningkatkan tekad kami untuk terus berjuang menuju pembebasan," kata pernyataan resmi Hamas.

Abdel Latif al-Qanoua adalah tokoh penting Hamas yang tewas dalam serangkaian serangan yang tampaknya merupakan kampanye pembunuhan terarah oleh Israel. Dalam beberapa hari terakhir, Israel juga membunuh dua pemimpin senior Hamas, Salah al-Bardaweel dan Ismail Barhoum, yang keduanya merupakan anggota dari 20 anggota politbiro Hamas.

Menurut sumber dari Hamas yang dikutip oleh Reuters, sejak dimulainya perang pada bulan Oktober 2023, setidaknya 11 anggota badan pengambil keputusan mereka telah dibunuh oleh Israel.

Sejak Israel melanggar gencatan senjata pekan lalu, lebih dari 855 orang telah tewas, dengan lebih dari setengahnya adalah anak-anak dan wanita. Laporan dari Haaretz menyebutkan bahwa militer Israel sedang menghadapi krisis yang semakin meningkat di angkatan cadangannya karena mereka bersiap untuk memperkuat operasi di Gaza.

Tens of ribu anggota cadangan diperkirakan akan dipanggil, namun semakin banyak dari mereka menolak untuk bertugas. Alasan yang mereka kemukakan termasuk kelelahan, ketidakpuasan terhadap kebijakan pemerintah, dan ketidakpastian mengenai tujuan perang ini.

Jumlah total korban jiwa akibat perang Israel di Gaza kini mencapai 50.208 orang, dengan 113.910 orang terluka sejak 7 Oktober 2023. Perkembangan terbaru ini menambah kompleksitas situasi di kawasan yang sudah sangat tegang ini.

library_books Middleeasteye