Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Serangan Pemukim Israel di Desa Masafer Yatta, Lima Warga Palestina Terluka

Masafer Yatta, Tepi Barat - Pada hari ini, pemukim Israel melakukan serangan di desa Masafer Yatta, yang terletak di Tepi Barat. Serangan ini terjadi setelah beberapa hari serangan terhadap komunitas Palestina di area tersebut. Akibat serangan ini, lima warga Palestina dilaporkan mengalami luka-luka.

Menurut informasi yang diperoleh dari aktivis Palestina setempat, pemukim datang dengan pengawalan tentara Israel dan dengan sengaja merusak kamera keamanan yang ada di lokasi. Dalam insiden ini, beberapa warga desa ditangkap, kendaraan mereka dirusak, dan gerbang kandang hewan dilanggar, sehingga banyak domba yang dapat melarikan diri.

Serangan ini terjadi setelah insiden besar lainnya pada hari Jumat, di mana pemukim Israel menyerang warga Palestina dengan menggunakan batang besi, yang menyebabkan setidaknya dua orang mengalami cedera kepala serius.

Tentara Israel juga dilaporkan menangkap 22 warga Palestina dalam insiden tersebut, namun tidak ada pemukim yang ditangkap. Allegra Pacheco, seorang perwakilan dari lembaga amal Inggris, West Bank Protection Consortium, menyatakan bahwa dari 195 komunitas yang mereka bantu di Tepi Barat, 38 di antaranya telah "dipindahkan secara paksa, sebagian atau sepenuhnya" sejak bulan Oktober.

"Kami memperkirakan sekitar 58.000 warga Palestina di 195 komunitas ini berada dalam risiko, dan sebagian besar dalam risiko pemindahan secara paksa yang mendesak," ungkapnya.

Serangan di Masafer Yatta ini juga mengikuti serangan terhadap sutradara Palestina, Hamdan Ballal, yang merupakan pemenang Academy Award. Ballal diserang secara brutal oleh sekelompok pemukim Israel yang disebut oleh rekannya sebagai "massa lynch" pada malam Senin di desa Palestina Susya, yang terletak di selatan Hebron.

Setelah serangan tersebut, Ballal yang dikenal karena dokumenternya yang memenangkan Oscar berjudul "No Other Land" tentang perjuangan masyarakat Masafer Yatta, dibawa ke sebuah pangkalan militer dan ditahan selama satu malam sebelum akhirnya dibebaskan.

library_books Middleeasteye