Jakarta, 1 April 2025 - PT Bukit Asam (Persero) Tbk, yang dikenal sebagai PTBA, berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp42,76 triliun pada tahun 2024. Angka ini menunjukkan peningkatan yang signifikan sebesar 11,1 persen dibandingkan dengan tahun 2023, di mana pendapatan perseroan tercatat sebesar Rp38,38 triliun.
Rincian lebih lanjut menunjukkan bahwa pendapatan dari penjualan batu bara menjadi kontributor utama, mencapai Rp42,8 triliun pada tahun lalu. Ini juga lebih tinggi daripada pendapatan batu bara di tahun 2023 yang hanya mencapai Rp37,97 triliun.
Selain itu, PTBA juga memperoleh pendapatan dari aktivitas lainnya sebesar Rp680,96 miliar, yang merupakan kenaikan dari Rp516,83 miliar sebelumnya. Pendapatan dari aktivitas lain ini mencakup berbagai sektor, seperti penjualan listrik, briket, minyak sawit mentah dan inti sawit, serta jasa kesehatan rumah sakit dan jasa sewa.
Pelanggan utama PTBA yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan adalah PLN Grup, yang tercatat melakukan transaksi sebesar Rp13 triliun, serta Mind ID yang mencapai Rp3,63 triliun. Kontribusi ini menunjukkan pentingnya peran kedua perusahaan tersebut dalam pendapatan PTBA.
Peningkatan pendapatan ini menunjukkan kinerja yang baik dari PTBA di tengah tantangan industri energi yang ada. Dengan adanya kenaikan ini, PTBA berkomitmen untuk terus berinovasi dan memberikan layanan terbaik kepada pelanggannya.
Dengan hasil yang menggembirakan ini, PTBA berharap dapat terus tumbuh dan berkontribusi pada perekonomian Indonesia di masa depan.
PT Bukit Asam pendapatan batu bara PLN Mind ID