Presiden Donald Trump memberlakukan tarif impor yang tidak hanya menyasar negara-negara besar, tetapi juga pulau-pulau kecil dan teritorial, bahkan beberapa di antaranya memiliki lebih banyak penguin daripada manusia. Salah satu tempat yang terkena dampak tarif baru adalah Norfolk Island, sebuah wilayah Australia dengan sekitar 2.200 penduduk.
Norfolk Island terletak sekitar 1.600 kilometer di timur pantai Australia, di Samudera Pasifik. Pulau ini kini dikenakan tarif impor sebesar 29%. Sementara itu, tarif untuk Australia secara keseluruhan adalah 10%.
Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, mengungkapkan kebingungan atas keputusan ini. "Saya tidak begitu yakin bahwa Norfolk Island, dalam hal ini, adalah pesaing perdagangan bagi ekonomi besar Amerika Serikat," ungkap Albanese. Meskipun demikian, dia menegaskan bahwa Australia tidak akan membalas dengan tarif balasan. "Ini menunjukkan bahwa tidak ada tempat di Bumi yang bebas dari hal ini," lanjutnya.
Data mengenai ekspor Norfolk Island ke Amerika Serikat memang tidak jelas. Namun, sebuah laporan yang dibuat oleh Dewan Wilayah Norfolk Island menunjukkan bahwa pulau ini mengekspor barang senilai sekitar $270.000 ke AS pada tahun 2022.
Tarif ini menunjukkan dampak luas dari kebijakan perdagangan yang diterapkan oleh pemerintahan Trump, yang berusaha melindungi industri domestik, meskipun hal ini juga membuat negara-negara kecil dan teritorial terpengaruh.
tarif Trump Norfolk Island Australia perdagangan