Gaza, 8 April 2025 – Sebuah serangan udara Israel di kawasan selatan Gaza telah menewaskan dua jurnalis dan melukai beberapa orang lainnya. Menurut laporan dari pihak Palestina, serangan ini terjadi di sebuah tenda dekat Rumah Sakit Nasser di Khan Younis.
Seorang juru bicara militer Israel mengungkapkan bahwa serangan tersebut ditujukan kepada seorang anggota kelompok teroris Hamas. Ini menjadi insiden yang mengkhawatirkan, mengingat sebelumnya juga dilaporkan seorang jurnalis Palestina tewas di Khan Younis.
Israeli Army tidak memberikan komentar lebih lanjut mengenai insiden kematian jurnalis tersebut. Israel sering kali menuduh jurnalis di Gaza bekerja untuk Hamas, karena beberapa media di wilayah ini memang memiliki kedekatan dengan organisasi tersebut. Sejak dimulainya konflik, akses untuk jurnalis asing ke Gaza telah dibatasi secara ketat.
Di sisi lain, setelah serangan dari Gaza yang dilaporkan, sekitar sepuluh roket telah diluncurkan ke arah selatan Israel. Ini merupakan serangan roket paling berat yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Layanan penyelamat Israel menyatakan bahwa satu orang di kota Ashkelon mengalami luka ringan akibat serangan tersebut, dan beberapa orang lainnya mendapatkan perawatan karena mengalami kecemasan.
Menanggapi serangan roket ini, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah memberikan persetujuan untuk melanjutkan operasi militer di Gaza yang ditujukan untuk menanggulangi Hamas, menurut pernyataan dari kantor Perdana Menteri.
Insiden ini menunjukkan ketegangan yang terus meningkat di wilayah tersebut, di mana konflik antara Israel dan Hamas telah berlangsung lama dan membawa dampak besar bagi warga sipil serta para jurnalis yang meliput peristiwa tersebut.
Gaza Israel Hamas jurnalis serangan udara