Kabupaten Madiun – Pengunjung di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Madiun mengalami peningkatan yang signifikan setelah libur lebaran Idul Fitri 1446 H. Antrian panjang terlihat pada loket layanan administrasi kependudukan (ASMINDUK) dan pencatatan sipil sejak hari Selasa hingga Rabu, 9 April 2025.
Di hari biasa, jumlah pemohon untuk pembuatan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) berkisar antara empat puluh hingga lima puluh orang per hari. Namun, setelah libur lebaran, jumlah antrian untuk perekaman dan pencetakan KTP melonjak menjadi lebih dari dua ratus orang. Selain itu, pemohon akta kelahiran juga meningkat dengan angka mencapai lebih dari empat puluh orang.
Peningkatan jumlah pemohon ini diduga disebabkan oleh masyarakat yang masih memanfaatkan waktu mudik sebelum kembali aktif bekerja. Hal ini membuat banyak orang ingin menyelesaikan urusan administrasi kependudukan mereka.
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Sayogyo menyatakan bahwa pihaknya hampir kewalahan menghadapi lonjakan pengunjung. "Kami terpaksa menambah dua unit mobil layanan di halaman MPP dan juga menambah alat perekam elektronik untuk membantu mengurai antrian," ujarnya. Sayogyo menambahkan bahwa pengunjung datang dalam jumlah yang sangat banyak untuk mengurus administrasi kependudukan mereka.
Situasi ini menunjukkan betapa pentingnya layanan administrasi kependudukan bagi masyarakat, terutama setelah momen besar seperti lebaran. Dengan langkah-langkah yang diambil oleh pihak MPP, diharapkan antrian dapat terurai dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih lancar.
Mall Pelayanan Publik Madiun lebaran antrian administrasi kependudukan