Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Koalisi CDU, CSU, dan SPD Siap Bekerja untuk Jerman

Di Berlin, ratusan orang berkumpul di Paul-Löbe-Haus saat para pemimpin partai CDU, CSU, dan SPD mengumumkan rencana koalisi baru mereka. Pemimpin CDU, Friedrich Merz, yang diperkirakan akan menjadi Kanselir Jerman, menyatakan bahwa perjanjian koalisi ini adalah sinyal kuat bagi rakyat dan Eropa. Menurut Merz, partai politik di tengah memiliki kemampuan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi negara.

Dalam pernyataannya, Merz juga menekankan pentingnya hubungan saling percaya yang terjalin antara dirinya dan pemimpin SPD, Saskia Esken dan Lars Klingbeil. Ia berharap bahwa pemerintah baru dapat mulai bekerja pada awal bulan Mei.

Sementara itu, Lars Klingbeil, pemimpin SPD, menekankan bahwa untuk menciptakan ruang bagi proyek-proyek baru, mereka harus melakukan penghematan. Banyak hal dalam draf perjanjian koalisi disebutkan dengan kata "ingin" bukan "akan" karena masih ada ketidakpastian dalam pendanaan. Namun, Klingbeil optimis bahwa perjanjian ini memiliki potensi untuk memperkuat Jerman di masa depan.

Markus Söder, pemimpin CSU, menyebut perjanjian ini sebagai "pact Jerman", yang menunjukkan kepada dunia bahwa Jerman kembali berkomitmen untuk memecahkan masalah.

Salah satu fokus utama koalisi ini adalah penghematan. Dalam empat tahun ke depan, mereka berencana untuk mengurangi delapan persen dari jumlah pegawai di pemerintah federal, kecuali untuk lembaga keamanan. Jumlah perwakilan federal juga akan dikurangi setengahnya. Selain itu, mereka berencana untuk menghemat satu miliar Euro dari program-program bantuan dan kontribusi untuk organisasi internasional.

Koalisi ini juga berkomitmen untuk membantu kota-kota yang terbebani utang lama. Untuk meringankan beban perusahaan, mereka akan mengubah aturan penyusutan pajak. Dari tahun 2025 hingga 2027, investasi peralatan akan dikenakan penyusutan degressif sebesar 30 persen. Setelah itu, pajak korporasi akan secara bertahap diturunkan mulai tahun 2028.

Untuk lebih mendukung ekonomi, mereka berencana untuk menghapus undang-undang rantai pasokan Jerman dan mengimplementasikan pedoman rantai pasokan EU dengan lebih sedikit birokrasi. Selain itu, perusahaan yang mengkonsumsi banyak energi juga akan mendapatkan bantuan melalui harga listrik industri yang lebih murah.

Dengan langkah-langkah ini, koalisi baru berharap dapat membawa Jerman menuju masa depan yang lebih baik dan lebih efisien.

library_books Tagesschau