Artis terkenal Katy Perry akan melakukan perjalanan luar angkasa pada tanggal 14 April 2025. Penerbangan singkat ini direncanakan akan diluncurkan pada pukul 15.30 waktu Eropa Tengah (MESZ) menggunakan roket dari Blue Origin, perusahaan milik pendiri Amazon, Jeff Bezos. Namun, jadwal peluncuran ini masih bisa berubah tergantung pada kondisi cuaca.
Katy Perry, yang berusia 40 tahun, mengungkapkan bahwa ia berencana untuk menyanyi selama perjalanan tersebut. Dalam sebuah video singkat yang diunggah di Instagram, ia mengatakan, "Saya percaya, saya akan menyanyi, saya akan sedikit menyanyi, saya harus menyanyi di luar angkasa." Hal ini menunjukkan semangatnya untuk menghibur para penggemar, bahkan dari luar angkasa.
Dalam penerbangan ini, Katy Perry akan didampingi oleh beberapa tokoh terkenal, termasuk Lauren Sánchez, pasangan Jeff Bezos, pembawa acara televisi Gayle King, serta para ilmuwan Aisha Bowe dan Amanda Nguyen, serta pengusaha Kerianne Flynn.
Perjalanan ke luar angkasa ini diperkirakan berlangsung sekitar sepuluh menit, di mana kru akan mencapai ketinggian sekitar 100 kilometer. Selama beberapa saat, mereka akan merasakan kondisi zero gravity atau tanpa berat. Blue Origin telah berhasil melaksanakan sepuluh penerbangan serupa dengan total 52 penumpang sebelumnya.
Mengenai biaya tiket untuk perjalanan ini, Blue Origin belum memberikan informasi resmi. Namun, diperkirakan harga tiketnya mencapai ratusan ribu dolar AS.
Meski menarik perhatian banyak orang, turisme luar angkasa juga menuai kritik dari berbagai ilmuwan. Mereka mengkhawatirkan dampak lingkungan dari setiap peluncuran roket. Jan Wörner, mantan kepala program luar angkasa Eropa, menyatakan bahwa setiap peluncuran adalah beban bagi lingkungan, seperti yang dilaporkan baru-baru ini di rbb24 Inforadio.
Katy Perry Jeff Bezos luar angkasa Blue Origin turisme luar angkasa