Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Pemkab Pasuruan Pertahankan Ribuan Guru Raudhatul Athfal

Pemerintah Kabupaten Pasuruan tetap berkomitmen untuk mempertahankan ribuan guru Raudhatul Athfal (RA) meskipun mengalami dampak dari kebijakan efisiensi anggaran yang dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat. Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, dalam acara Halal Bi Halal dan Workshop Guru RA yang diadakan di Gedung Serbaguna Pemkab Pasuruan pada hari Selasa, 15 April 2025.

Wakil Bupati Shobih Asrori menekankan bahwa keberadaan guru RA sangatlah penting. Mereka berperan dalam membantu anak-anak dalam mengembangkan daya pikir, keterampilan, dan karakter yang baik. Oleh karena itu, meskipun ada kebijakan efisiensi anggaran, Pemkab Pasuruan akan berusaha sekuat tenaga untuk mempertahankan keberadaan ribuan guru RA tanpa melakukan pengurangan atau pemberhentian.

"Guru RA itu ikut membantu meletakkan dasar kehidupan ke arah perkembangan sikap perilaku, pengetahuan, keterampilan dan daya cipta yang diperlukan oleh anak didik agar menjadi muslim yang menghayati dan mengamalkan agama serta menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Pak Bupati dan saya tetap mempertahankan mereka semua," ujar Gus Shobih.

Namun, meskipun jumlah guru RA tetap dipertahankan, Pemkab Pasuruan tidak dapat menambah insentif yang diberikan, yang saat ini sebesar Rp 200 ribu per bulan. Selain itu, Pemkab juga tidak dapat menambah jumlah guru yang mengajar di RA. Hal ini disebabkan oleh kebijakan efisiensi yang membuat pemerintah daerah tidak bisa melakukan banyak hal.

Gus Shobih menjelaskan, "Pemkab Pasuruan tahun ini terpaksa tidak dapat meningkatkan jumlah guru dan besaran insentif guru RA. Karena ini kebijakan pusat yang harus dilaksanakan oleh daerah."

Dengan adanya kebijakan ini, Gus Shobih meminta kepada para guru untuk tetap bersabar dan semangat dalam menjalankan tugas mereka. "Mudah-mudahan tahun depan bisa kami realisasikan. Tetap semangat mengajar untuk semua guru RA di Kabupaten Pasuruan," harapnya.

library_books Pemkabpasuruan