Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Israel Pertahankan Kontrol Militer di Wilayah yang Dijajah

Israel Pertahankan Kontrol Militer

Israel akan mempertahankan kontrol militer di wilayah yang dikuasainya, termasuk di Gaza, Lebanon, dan Suriah. Pernyataan ini disampaikan oleh Menteri Pertahanan Israel, Yoav Katz.

Katz mengatakan bahwa berbeda dengan masa lalu, tentara Israel tidak akan lagi mengosongkan daerah-daerah di Gaza. Saat ini, militer Israel berdalih telah berjuang melawan kelompok teroris Hamas selama lebih dari satu setengah tahun. Israel berharap strategi ketat ini akan mendorong Hamas untuk setuju pada kesepakatan damai.

Katz juga mengungkapkan bahwa tekanan terhadap Hamas untuk menerima kesepakatan semakin kuat. Untuk pertama kalinya, Mesir juga diklaim telah menjadikan pengurangan kekuatan militer Hamas sebagai syarat untuk mencapai kesepakatan damai dan mengakhiri konflik. Namun, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari Kairo mengenai hal ini.

Rencana untuk mempertahankan kehadiran militer di Gaza, yang telah mengalami kerusakan luas, menjadi salah satu isu terbesar dalam negosiasi tidak langsung antara Israel dan Hamas. Kelompok pejuang tersebut menuntut agar tentara Israel mundur sebagai syarat untuk melepaskan lebih banyak sandera yang mereka ambil pada 7 Oktober 2023.

Menurut laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa, saat ini lebih dari dua pertiga wilayah Gaza yang terputus dari bantuan kemanusiaan berada di bawah perintah evakuasi Israel atau dianggap sebagai zona terlarang oleh militer. Hal ini membuat ruang hidup bagi warga Gaza semakin menyusut. Kantor Hak Asasi Manusia PBB baru-baru ini mengungkapkan keprihatinan bahwa warga Palestina terpaksa dipaksa ke dalam wilayah yang semakin kecil, di mana mereka hampir tidak memiliki akses ke air, makanan, dan tempat tinggal.

Menteri Pertahanan Katz juga mengumumkan bahwa Israel akan terus memblokir pengiriman bantuan ke wilayah Palestina. Menurut klaimnya, pemblokiran bantuan ini merupakan salah satu cara untuk menekan Hamas. Akibat dari kurangnya bantuan kemanusiaan, PBB telah memperingatkan tentang krisis kemanusiaan terburuk di Gaza sejak dimulainya perang antara Israel dan Hamas.

library_books Tagesschau