Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Kunjungan Rahasia Diplomat Israel di Inggris

Kunjungan Rahasia Diplomat Israel di Inggris

Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar, baru-baru ini melakukan kunjungan rahasia ke Inggris. Kunjungan ini tidak diumumkan sebelumnya oleh kedua pemerintah, baik Israel maupun Inggris. Hal ini mengejutkan banyak orang, terutama karena Inggris sering berbicara tentang pentingnya aturan internasional.

Biasanya, jika ada pertemuan penting seperti ini, Kementerian Luar Negeri Inggris akan merilis pernyataan resmi. Namun, pada hari Selasa, tidak ada pernyataan resmi yang dikeluarkan, dan Kementerian Luar Negeri Inggris juga menolak untuk memberikan komentar ketika diminta oleh media.

Banyak yang menganggap bahwa pertemuan antara Gideon Saar dan David Lammy, Menteri Luar Negeri Inggris, seharusnya menjadi berita besar. Kunjungan dari menteri luar negeri negara yang sedang berperang dan menghadapi tuduhan genosida di Gaza tentu saja menarik perhatian. Namun, pemerintah Inggris memilih untuk menjaga kunjungan ini tetap rahasia.

Keputusan untuk tidak mengumumkan kunjungan Saar merupakan langkah strategis bagi Partai Buruh di Inggris. Ada banyak ketidakpastian di dalam partai tentang dukungan Inggris terhadap Israel, terutama terkait dengan situasi di Gaza yang dianggap oleh banyak ahli sebagai genosida.

Dengan menjaga kunjungan Saar tetap diam-diam, pemerintah Inggris dapat menghindari pertanyaan sulit mengenai mengapa Inggris terus memberikan dukungan senjata dan diplomatik kepada Israel. Kunjungan ini juga berlangsung saat pertemuan Parlemen sedang diliburkan, yang membuat situasi menjadi lebih mudah untuk disembunyikan.

Secrecy atau kerahasiaan yang menyelimuti kunjungan Saar ini menunjukkan bahwa ada kolaborasi antara pemerintah dan media Inggris. Media mainstream di Inggris cenderung mendukung keputusan ini, agar tidak menimbulkan kontroversi lebih lanjut selama konflik yang sedang berlangsung di Gaza.

library_books Middleeasteye