Di Amerika Serikat, wanita muda yang sebelumnya menghabiskan uang untuk perawatan diri, tiket konser Taylor Swift, dan film "Barbie" kini mulai mengurangi pengeluaran mereka. Hal ini menjadi salah satu indikator baru yang menunjukkan adanya potensi resesi yang akan datang.
Menurut data dari Google, pencarian untuk "press on nails" meningkat 10% sejak bulan Februari, sementara pencarian untuk "blonde to brunette hair" naik 17% dalam periode yang sama. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada pengurangan dalam pengeluaran untuk aktivitas yang lebih mahal, mereka masih mencari cara untuk merawat diri dengan cara yang lebih terjangkau.
Sebelum adanya kepanikan finansial akibat tarif yang diterapkan oleh Presiden Trump, sentimen konsumen sudah berada pada titik terendah sejak tahun 2022. Menurut survei bulanan dari Universitas Michigan, data bulan April menunjukkan bahwa sentimen ini semakin menurun.
Sentimen konsumen menunjukkan fluktuasi yang cukup besar sejak puncak pandemi, tetapi pria dan wanita cenderung merasakan hal yang sama sejak tahun 2021. Namun, di tahun 2024, pria mulai merasa lebih positif tentang keadaan ekonomi, sementara wanita tetap merasa lebih pesimis. Joanne Hsu, direktur survei tersebut, menyatakan bahwa meskipun sentimen pria dan wanita sama-sama negatif tahun ini, wanita masih lebih cenderung merasa pesimis tentang ekonomi.
"Mereka merasakan risiko yang sama," kata Hsu, "tetapi wanita cenderung merasa sedikit lebih negatif."
Salah satu contoh adalah Aeyrn Briscoe, yang dulunya rutin pergi terapi setiap minggu. Setelah mengalami pemutusan hubungan kerja selama sebulan di akhir bulan Februari, ia memilih untuk menggunakan chatbot OpenAI, ChatGPT, untuk sesi terapi mini. Kini, ia menggunakan layanan tersebut beberapa kali sehari, hampir mendekati batas 10 pesan gratis yang disediakan. "Terapi itu mahal," ujarnya. "Tidak ada yang punya uang ekstra $200 untuk berbicara dengan seseorang."
Dengan semakin banyaknya wanita yang merasakan dampak dari kondisi ekonomi saat ini, hal ini menunjukkan bahwa mereka lebih berpikiran realistis dalam menghadapi keadaan. Di tengah ketidakpastian ini, banyak yang berusaha mencari alternatif yang lebih terjangkau untuk merawat diri dan kesejahteraan mental.
resesi pengeluaran wanita muda ekonomi perawatan diri