Sebanyak satu pertiga dari semua bayi yang lahir di Jerman dilahirkan di klinik yang memiliki layanan kesehatan paling rendah, yaitu klinik Level IV. Menurut penelitian terbaru, beberapa klinik ini ternyata menerima ibu hamil yang berisiko, meskipun seharusnya tidak diperbolehkan. Klinik Level IV adalah rumah sakit di mana tidak ada dokter anak atau dokter kandungan terlatih yang tersedia sepanjang waktu. Selain itu, mereka juga tidak memiliki departemen pediatri atau unit perawatan intensif anak.
Menurut pedoman yang ditetapkan oleh Gemeinsamen Bundesausschuss (G-BA), klinik Level IV seharusnya tidak menerima ibu hamil dengan risiko tinggi. Ibu hamil berisiko seharusnya melahirkan di rumah sakit dengan tingkat pelayanan yang lebih tinggi, seperti rumah sakit universitas yang dilengkapi dengan unit perawatan intensif anak. Namun, pedoman ini hanya bersifat rekomendasi dan tidak mengikat.
Profesor Mario Rüdiger, yang merupakan Presiden dari Deutsche Gesellschaft für Perinatale Medizin, menyarankan agar tidak ada lagi kelahiran yang dilakukan di klinik Level IV di masa depan. Ia mengungkapkan bahwa rendahnya angka kematian bayi di Sachsen, yang merupakan salah satu yang terendah di Jerman, disebabkan oleh penutupan rumah sakit Level IV dan sentralisasi pelayanan kelahiran di negara bagian tersebut.
Dari total 568 rumah sakit yang menyediakan layanan kelahiran di Jerman, terdapat 251 klinik Level IV. Hal ini terungkap dari sebuah survei yang dilakukan oleh media BR, MDR, SWR, dan rbb. Distribusi klinik Level IV ini sangat bervariasi di seluruh negara bagian, dengan sedikit jumlah klinik semacam itu di bagian timur Jerman.
Dalam podcast tagesschau berjudul 11KM, dibahas kisah seorang wanita yang merasa bahwa putrinya masih bisa hidup jika langkah medis yang tepat diambil tepat waktu. Podcast ini memberikan wawasan lebih dalam mengenai isu kesehatan yang serius ini.
Jerman kelahiran klinik ibu hamil risiko kesehatan