Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Generasi Muda Tertarik Bergabung dengan Bisnis Keluarga

Plymouth, Minnesota – Di tengah tantangan pasar kerja yang semakin ketat, semakin banyak generasi muda yang menunjukkan minat untuk bergabung dengan bisnis keluarga mereka. Salah satu contoh adalah John Welsh, seorang lulusan desain grafis yang mempertimbangkan untuk meninggalkan bidang yang dipilihnya dan kembali bekerja di perusahaan keluarga yang bergerak di bidang fabrikasi logam.

Welsh, yang berusia 25 tahun, telah bekerja selama tiga tahun di perusahaan ayahnya. "Rasanya sangat tidak pribadi hanya mengirimkan résumé ke berbagai pekerjaan yang saya lihat," ujar Welsh. Ia lebih memilih kembali ke perusahaan di mana ia tumbuh besar dan sudah mengenal semua orang.

Rencana Welsh untuk masa depan termasuk mengambil alih Seelye Craftsmen bersama kakaknya. Keputusan ini mencerminkan tren yang lebih luas di mana generasi muda lebih tertarik untuk berkontribusi dalam bisnis keluarga mereka, terutama ketika pasar kerja untuk pekerjaan awal semakin sulit.

Ekonom dan analis bisnis mengamati bahwa orang tua dan kakek-nenek mereka, yang merupakan generasi baby boomer dan Gen X, merasa semakin mendesak untuk membuat rencana suksesi menjelang pensiun. Hal ini mendorong anak-anak untuk terlibat dalam bisnis keluarga.

Menurut analisis dari penyedia penggajian Gusto, jumlah bisnis kecil yang mempekerjakan anak-anak dewasa dari pemiliknya telah meningkat dua kali lipat sejak 2018. Pada Januari lalu, terdapat peningkatan 13% dari tahun ke tahun, dengan sekitar 1.200 bisnis kecil yang terlibat.

Meskipun masih merupakan jumlah kecil dari pemilik bisnis kecil yang mempekerjakan anak mereka, ekonom Gusto, Nich Tremper, menyebutkan bahwa pergerakan ini cukup signifikan. "Ini menunjukkan adanya perubahan dalam cara pandang generasi muda terhadap karir dan bisnis keluarga," tambahnya.

Tren ini menunjukkan bahwa tidak hanya pasar kerja yang mempengaruhi pilihan karir, tetapi juga nilai-nilai keluarga dan tradisi bisnis yang diwariskan dari generasi ke generasi.

library_books Wsj