Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Pasukan Israel Halangi Akses ke Gereja Suci di Yerusalem

Pada hari Sabtu, pasukan pendudukan Israel melakukan tindakan keras terhadap jemaah dan mencegah banyak keluarga mencapai rumah mereka di Kota Tua Yerusalem yang diduduki. Peristiwa ini terjadi bersamaan dengan perayaan Sabtu Suci oleh umat Kristen, yang merupakan hari sebelum Paskah. Menurut laporan dari Kantor Berita Palestina (Wafa), pasukan Israel mengubah Kota Tua menjadi zona militer dengan mendirikan pos pemeriksaan di berbagai lokasi, termasuk gang-gang yang menuju ke Gereja Makam Suci.

Langkah ini secara signifikan menghambat akses bagi jemaah selama salah satu perayaan terpenting bagi umat Kristen di tahun ini. Para saksi mata yang dilaporkan oleh Wafa mencatat bahwa pasukan Israel menghalangi pergerakan jemaah, termasuk Delegasi Apostolik untuk Yerusalem dan perwakilan Vatikan untuk Negara Palestina, Uskup Agung Adolfo Tito Yllana. Hal ini juga diungkapkan dalam sebuah cuitan oleh akun Catholic Arena, yang menyatakan bahwa pasukan Israel "MENOLAK untuk membiarkan Nuncio Papal Adolfo Tito Yllana menghadiri upacara Paskah di Makam Suci malam ini".

Beberapa individu juga dilaporkan ditahan di pos pemeriksaan dan mencegah mereka untuk mencapai gereja tersebut. Tindakan ini memicu keprihatinan di kalangan masyarakat Kristen yang merayakan Paskah, sebuah momen yang seharusnya dipenuhi dengan kebahagiaan dan perayaan. Paskah adalah hari yang sangat penting bagi umat Kristen, di mana mereka memperingati kebangkitan Yesus Kristus dari kematian. Pada tahun ini, tindakan keras yang dilakukan oleh pasukan Israel menambah ketegangan dan kesedihan di tengah perayaan yang seharusnya damai.

library_books Middleeasteye