Pernahkah kamu berpikir tentang peran yang kamu mainkan dalam keluargamu saat kecil? Menurut Dr. Alexandra Solomon, seorang psikolog klinis, peran ini bisa berdampak besar terhadap bagaimana kita berperilaku di tempat kerja saat ini.
Dr. Solomon menjelaskan bahwa ada enam peran umum yang biasanya dimainkan anak dalam keluarga. Setiap peran ini memiliki dua fungsi utama: pertama, untuk mendapatkan rasa memiliki dan cinta, dan kedua, untuk membantu menstabilkan keluarga. Misalnya, jika seseorang tumbuh dalam keluarga di mana mereka harus menjadi penjaga atau pengasuh, mereka mungkin akan cenderung bersikap nurturing atau penuh perhatian di tempat kerja.
Di sisi lain, anak yang berperan sebagai pemberontak dalam keluarga mungkin akan menunjukkan sikap yang lebih menantang atau kritis di lingkungan kerja. Hal ini menunjukkan bahwa dinamika keluarga bisa berpengaruh pada cara kita berinteraksi dengan orang lain dan menyelesaikan masalah di tempat kerja.
Dr. Solomon mengajak setiap orang untuk merenungkan peran yang mereka ambil dalam keluarga dan bagaimana hal itu memengaruhi kehidupan mereka saat ini. Mengerti peran ini bisa membantu kita memahami diri sendiri dengan lebih baik dan memperbaiki hubungan dengan rekan kerja.
Bagi kamu yang ingin lebih mendalami topik ini, Dr. Solomon juga memiliki program khusus yang membahas lebih lanjut tentang peran anak dalam keluarga dan dampaknya di tempat kerja.
peran anak keluarga tempat kerja Dr. Alexandra Solomon