Pada hari Selasa sore, sebuah sidang di Parlemen Inggris mengenai Israel dan Palestina berlangsung dengan sangat tegang. Pertemuan ini menjadi sorotan ketika seorang pengacara yang mendukung Israel, Natasha Hausdorff, terlibat perdebatan sengit dengan Ketua Komite Urusan Luar Negeri, Emily Thornberry.
Natasha Hausdorff adalah direktur dari organisasi advokasi pro-Israel, UK Lawyers for Israel (UKLFI). Sidang ini merupakan bagian dari penyelidikan yang sedang berlangsung mengenai konflik Israel-Palestina. Dalam kesempatan ini, Hausdorff dihadapkan pada pertanyaan dari anggota parlemen yang sedang meninjau kebijakan pemerintah terkait isu tersebut.
Salah satu topik yang dibahas adalah ancaman yang dilayangkan oleh UKLFI untuk menuntut pemerintah Inggris terkait penghentian penjualan senjata ke Israel. Sidang dimulai dengan suasana yang kurang baik ketika Emily Thornberry, seorang anggota parlemen senior dari Partai Buruh, terus-menerus bertanya kepada Hausdorff tentang seperti apa masa depan yang positif bagi warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat.
Hausdorff menjawab dengan menyerukan penanganan terhadap Hamas dan mengakhiri "indoktrinasi dan insentif untuk teror". Thornberry yang tampak tidak puas kemudian meminta agar semua pihak tetap tenang dan mengulangi pertanyaannya.
Seiring berjalannya waktu, Thornberry semakin terlihat frustrasi dengan jawaban Hausdorff. Pertukaran pendapat ini cukup panas untuk sebuah pertemuan komite urusan luar negeri. Sebelumnya, komite juga mengadakan sesi tanya jawab dengan Shelly Tal Meron, anggota Knesset dari Partai Yesh Atid, melalui video. Pertemuan itu berlangsung lebih santai dan tidak terlalu menegangkan, di mana Meron menyatakan dukungannya untuk solusi dua negara tetapi menegaskan perlunya menghilangkan Hamas dan membela militer Israel.
Hubungan antara beberapa anggota parlemen Inggris dan pemerintah Israel saat ini tidak dalam keadaan baik. Komite urusan luar negeri baru-baru ini melakukan kunjungan ke Israel yang menimbulkan kontroversi setelah Thornberry mengungkapkan bahwa wakil menteri luar negeri Israel telah memposting rekaman video yang direkam secara diam-diam tentang dirinya dan anggota parlemen lainnya di Instagram tanpa "pengetahuan atau persetujuannya".
Situasi ini menunjukkan ketegangan yang meningkat antara Inggris dan Israel, terutama di kalangan anggota parlemen yang memiliki pandangan berbeda mengenai konflik ini.
Parlemen Inggris Israel Palestina Gaza pro-Israel