Sejak terjadinya perubahan pemerintahan di Suriah pada bulan Desember tahun lalu, Badan Federal untuk Migrasi dan Pengungsi (BAMF) Jerman telah memberikan bantuan kepada hampir 500 orang untuk kembali ke tanah air mereka. Namun, jumlah yang kembali sebenarnya lebih banyak, karena tidak semua orang yang pulang ke Suriah tercatat secara resmi.
Menurut laporan dari Redaktionsnetzwerk Deutschland (RND), yang merujuk pada Kementerian Dalam Negeri Jerman, program ini memberikan berbagai bentuk bantuan. Dalam program ini, BAMF menyediakan biaya perjalanan, bantuan perjalanan, serta bantuan keuangan untuk memulai hidup baru di Suriah. Jika diperlukan, biaya medis juga dapat ditanggung.
Bantuan keuangan awal yang diberikan adalah sebesar 1.000 Euro untuk orang dewasa dan 500 Euro untuk anak-anak. Selain itu, ada juga bantuan perjalanan sebesar 200 Euro untuk orang dewasa dan 100 Euro untuk anak-anak dan remaja. Jika ada biaya medis tambahan, BAMF dapat menanggung hingga 2.000 Euro.
Saat ini, pemerintah Jerman lebih memilih memberikan insentif untuk mendorong pengungsi kembali secara sukarela. Dalam kesepakatan koalisi antara partai Union dan SPD, terdapat kesepakatan untuk memperketat kebijakan suaka. Salah satu langkahnya adalah meningkatkan jumlah pengusiran ke Suriah, dimulai dari mereka yang terlibat dalam kejahatan dan dianggap berbahaya. Kelompok orang lainnya mungkin akan menyusul.
Sejak dimulainya konflik bersenjata di Suriah pada tahun 2011, ratusan ribu orang telah melarikan diri ke Jerman. Pada awal tahun 2024, menurut data dari Badan Statistik Federal, sekitar 712.000 pengungsi Suriah tinggal di Jerman. Jumlah orang dengan latar belakang imigrasi Suriah mencapai hampir 1,3 juta, di mana 18 persen di antaranya lahir di Jerman.
Dengan adanya program dukungan ini, diharapkan para pengungsi Suriah dapat kembali dengan lebih baik dan memulai kehidupan baru di tanah air mereka.
Suriah pengungsi Jerman dukungan kembali