Jakarta, 27 April 2025 – Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) TNI Angkatan Darat, Mayor Jenderal Djon Afriandi, mengeluarkan permintaan maaf kepada publik. Permintaan maaf ini disampaikan setelah munculnya foto-foto anggota Kopassus yang berpose bersama Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) GRIB, Rosario de Marshall, yang lebih dikenal dengan nama Hercules.
Dalam kesempatan itu, Mayjen Djon Afriandi mengungkapkan bahwa para anggotanya tidak mempertimbangkan dampak negatif dari foto-foto tersebut. "Mungkin pada saat itu, momen itu, tidak terpikir oleh mereka sehingga terjadilah foto bersama saudara Hercules," jelasnya.
Mayjen Djon juga menambahkan bahwa ada sisi manusiawi di balik kejadian tersebut. Beberapa anggota Kopassus memang mengenal Hercules secara pribadi dan memiliki kedekatan. Hal ini menimbulkan situasi di mana mereka merasa nyaman untuk berfoto bersama.
Permintaan maaf ini disampaikan setelah Mayor Jenderal Djon Afriandi membuka acara Hari Gembira yang dihadiri oleh 4.000 anak-anak di Markas Kopassus Cijantung, Jakarta. Acara tersebut bertujuan untuk memberikan kebahagiaan kepada anak-anak dan menjadi bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat.
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) juga mencermati peristiwa ini dan mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam bertindak, terutama bagi anggota yang mengemban tugas negara. Foto-foto tersebut menjadi perhatian karena dinilai tidak sesuai dengan citra dan tugas mulia yang diemban oleh prajurit TNI, khususnya anggota Kopassus.
Kopassus, yang dikenal sebagai satuan elit TNI, diharapkan dapat menjaga nama baiknya dan senantiasa menjadi contoh bagi masyarakat. Permintaan maaf dari Danjen Djon Afriandi diharapkan dapat meredakan situasi dan mengembalikan kepercayaan publik terhadap institusi ini.
Danjen Kopassus Djon Afriandi Hercules GRIB permintaan maaf