Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Menlu China Dorong Negara BRICS Lawan Tarif AS

Brasil, 29 April 2025 - Menteri Luar Negeri (Menlu) China, Wang Yi, mendorong negara-negara anggota BRICS untuk tidak menyerah pada ancaman tarif yang diterapkan oleh Amerika Serikat (AS). Dalam pernyataannya yang dilansir dari Bloomberg, Wang menyampaikan bahwa kompromi hanya akan memperburuk situasi, dan kebijakan proteksionis AS akan semakin menguat.

"AS, yang telah lama mendapatkan keuntungan dari perdagangan bebas, kini menggunakan tarif sebagai alat tawar-menawar untuk meminta harga yang sangat tinggi dari semua negara," kata Wang dalam Pertemuan Menlu BRICS yang berlangsung di Brasil. Pertemuan ini diadakan pada tanggal 28 dan 29 April 2025 dan menjadi ajang bagi para Menlu BRICS untuk berdiskusi tentang berbagai isu global, termasuk kebijakan tarif yang diterapkan oleh Presiden AS, Donald Trump.

Wang Yi mengingatkan bahwa jika negara-negara memilih untuk tetap diam dan berkompromi, hal itu hanya akan membuat negara yang mengganggu semakin berani untuk mencoba peruntungannya. "Setiap negara harus bersatu dan berani melawan ancaman ini," tegasnya.

Para pemimpin BRICS, yang terdiri dari Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan, berkomitmen untuk saling mendukung dalam menghadapi tantangan perdagangan internasional saat ini. Diskusi di forum ini diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah konkret untuk menghadapi kebijakan proteksionis yang merugikan.

Dengan adanya dorongan dari Menlu China, negara-negara BRICS diharapkan dapat lebih berani dalam mengambil sikap terhadap kebijakan tarif yang dianggap merugikan perdagangan global.

library_books Idx Channel