TNI Angkatan Udara (AU) dan Perum LPPNPI atau AirNav Indonesia baru saja menandatangani Letter of Operational Coordination Agreement (LOCA) pada hari Senin, 28 April 2025. Acara ini berlangsung di Gedung Radar Perum LPPNPI yang terletak di Tanjungpinang. Penandatanganan ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan keselamatan dan efisiensi penerbangan di Indonesia.
Komandan Lanud Raja Haji Fisabilillah (RHF), Kolonel Pnb Rony Widodo, S.T., M.M., M.Han., menjelaskan bahwa perjanjian ini menunjukkan kerja sama antara TNI AU dan AirNav. "Kerja sama ini sangat penting untuk menghadapi tantangan dalam mengelola ruang udara yang semakin kompleks," ujarnya. Dia juga menambahkan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan nilai-nilai TNI AU AMPUH yang selalu ditekankan oleh Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M.
"Ini adalah langkah positif yang harus kita jaga bersama. Komitmen untuk saling menghormati dan bekerja sama adalah kunci keberhasilan kita dalam menjalankan tugas di wilayah udara," tambah Danlanud RHF.
Perjanjian LOCA ini mengatur berbagai aspek penting, termasuk pengelolaan ruang udara, prosedur penerbangan, dan infrastruktur yang harus memenuhi standar keselamatan. Dengan adanya perjanjian ini, TNI AU dan AirNav berkomitmen untuk menjaga sistem kendali lalu lintas udara sipil dan militer, khususnya di wilayah perbatasan barat Indonesia yang strategis.
Kegiatan penandatanganan ini juga dihadiri oleh General Manager AirNav Tanjungpinang, Agung Dwi Anggoro, dan Manager Operasi AirNav, Mukhcis Sampurna, serta pejabat lainnya dari Lanud RHF. Dengan LOCA ini, TNI AU menunjukkan komitmennya untuk terus beradaptasi dan menjalin kerja sama yang produktif demi mendukung sistem pertahanan udara yang modern dan terintegrasi.
Dengan semangat kolaborasi ini, diharapkan keselamatan penerbangan di Indonesia dapat terus terjaga dan ditingkatkan.
TNI Angkatan Udara - Jauh di Langit Dekat di Hati
TNI AU AirNav LOCA keselamatan udara penerbangan