Jakarta, 28 April 2025 – Presiden Prabowo Subianto memberikan penjelasan mengenai keputusannya untuk menyampaikan sambutannya secara tertutup dalam agenda Town Hall Meeting Danantara yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) pada sore hari ini. Dalam pernyataannya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa ia ingin menjaga suasana profesional dan menghormati para pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang hadir dalam acara tersebut.
Acara Town Hall Meeting Danantara dimulai dengan sambutan dari Kepala Badan Danantara, Rosan Roeslani. Setelah sambutan tersebut, dilakukan pemutaran video yang bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai kegiatan dan program yang dilakukan oleh Danantara.
Setelah pemutaran video, Presiden Prabowo dijadwalkan untuk memberikan sambutannya. Namun, sebelum sambutan dimulai, Chief Investment Officer Danantara, Pandu Sjahrir, meminta agar awak media meninggalkan ruangan. Hal ini menandakan bahwa sambutan Presiden akan berlangsung dalam suasana yang lebih privat dan terkendali.
Keputusan ini menuai berbagai reaksi. Beberapa pihak mendukung langkah Presiden demi menjaga fokus dan kehormatan acara, sementara yang lain merasa bahwa keterbukaan informasi juga penting dalam setiap pertemuan resmi.
Town Hall Meeting Danantara adalah sebuah forum yang diadakan untuk membahas berbagai isu penting terkait BUMN dan strategi pengembangan yang akan datang. Dengan diadakannya pertemuan ini, diharapkan dapat terjalin komunikasi yang lebih baik antara pemerintah dan BUMN di Indonesia.
Kehadiran Presiden Prabowo dalam acara ini menunjukkan komitmennya untuk mendukung keberlangsungan dan kemajuan BUMN di tanah air. Meskipun sambutannya dilakukan secara tertutup, harapan akan kolaborasi yang lebih baik tetap menjadi tujuan utama dari pertemuan ini.
Presiden Prabowo Town Hall Meeting BUMN Danantara