Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Bupati Probolinggo Turun Langsung ke Kecamatan Krucil

KRUCIL – Bupati Probolinggo, Gus dr. Mohammad Haris, menunjukkan kepemimpinan yang proaktif dengan turun langsung ke lapangan. Pada Rabu (30/4), ia memimpin program unggulan bernama "Bupati dan Wabup Ngantor di Kecamatan", yang menjadikan Kecamatan Krucil sebagai fokus pelayanan publik terpadu.

Dalam kegiatan ini, Bupati Haris di dampingi oleh Sekretaris Daerah Ugas Irwanto, Ketua TP PKK Ning Marisa Juwitasari, dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya. Mereka memindahkan pusat aktivitas pemerintahan ke Krucil, yang mencakup dialog terbuka, pelayanan kesehatan, serta peninjauan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta potensi desa.

"Ini bukan kunjungan seremonial. Hari ini kami benar-benar ngantor di Krucil. Supaya tahu kondisi nyata dan merasakan langsung apa yang dirasakan masyarakat," tegas Bupati Haris.

Kecamatan Krucil kini menjadi perhatian utama karena menghadapi tantangan berat, terutama dalam hal infrastruktur jalan dan akses menuju kawasan wisata. Bupati Haris menjelaskan bahwa Krucil berada di peringkat terburuk dalam infrastruktur di Kabupaten Probolinggo. Ia berkomitmen untuk memastikan bahwa program pembangunan ke depan akan disusun berdasarkan survei langsung di lapangan, bukan hanya asumsi di kantor.

Selain mengidentifikasi masalah, rombongan Bupati juga menjajaki potensi unggulan Krucil sebagai kawasan agropolitan. Krucil dikenal sebagai penghasil kopi organik, porang, dan gula semut. Beberapa destinasi yang dikunjungi termasuk Rumah Susu, Bermi Eco Park, serta desa tematik yang mengolah durian dan alpukat di Guyangan. Di setiap lokasi, Pemkab melihat langsung proses produksi dan pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Sekda Ugas dan Ning Marisa juga membagi peran dalam program ini, dengan menyasar sektor pendidikan, literasi, dan pemberdayaan perempuan. Kunjungan ke sekolah, edukasi tentang kopi organik, serta promosi UMKM batik dan kerajinan tas, menjadi bagian dari misi untuk mendekatkan pelayanan lintas sektor kepada masyarakat.

Program ini diharapkan tidak hanya mempercepat pemerataan pembangunan, tetapi juga mendorong sinergi antar wilayah. Dengan pendekatan langsung ini, Bupati Haris berharap dapat menciptakan perubahan yang positif bagi masyarakat di Kecamatan Krucil.”

library_books Prokopim Probolinggokab