Surabaya, 1 Mei 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia (World Press Freedom Day/WPFD) yang jatuh pada 2 Mei, akan diadakan sebuah diskusi publik yang membahas masa depan kebebasan pers di Indonesia. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kemerdekaan pers, yang bukan hanya menjadi tanggung jawab jurnalis, tetapi juga hak setiap individu untuk mendapatkan informasi yang berkualitas.
Diskusi akan diadakan pada hari Jumat, 2 Mei 2025, mulai pukul 18.00 hingga 22.00 di C2O Library & Collabtive, yang terletak di Jalan Doktor Cipto No. 22, Surabaya. Acara ini terbuka untuk umum, sehingga siapa pun yang tertarik dapat hadir dan ikut berpartisipasi.
Beberapa narasumber terkemuka akan hadir dalam diskusi ini, antara lain:
- Nany Afrida, Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia
Diskusi ini akan dipandu oleh Nur Hadi dari Divisi Advokasi AJI Surabaya. Melalui diskusi ini, diharapkan para peserta dapat berdialog dan menggali lebih dalam mengenai tantangan yang dihadapi oleh pers di Indonesia serta pentingnya menjaga kebebasan pers agar tetap terjaga.
Pentinya kebebasan pers di Indonesia menjadi semakin relevan di tengah tantangan yang dihadapi oleh jurnalis dalam menjalankan tugas mereka. Setiap orang memiliki hak untuk tahu dan mendapatkan informasi yang akurat. Acara ini diharapkan dapat membantu menumbuhkan kesadaran publik akan isu-isu terkait kebebasan pers.
Untuk yang berminat, pendaftaran dapat dilakukan melalui link yang tersedia atau dengan memindai barcode yang terdapat pada postingan resmi.
Jangan lewatkan kesempatan untuk belajar dan berdiskusi tentang kebebasan pers di Indonesia. Mari bersama-sama memperjuangkan hak untuk mendapatkan informasi yang benar dan berkualitas!
diskusi kebebasan pers Surabaya WPFD 2025 AJI