Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Aksi Aktivis Perempuan: Asap Merah Muda untuk Hak Perempuan di Gereja

Ratusan orang di Roma dikejutkan dengan munculnya asap merah muda yang membubung di atas Vatikan pada hari Rabu. Asap ini bukan berasal dari pemilihan Paus, tetapi dihasilkan oleh sekelompok aktivis perempuan yang ingin menyampaikan pesan tentang hak-hak perempuan dalam Gereja Katolik.

Dengan menggunakan obor, aktivis dari Women's Ordination Conference (WOC) menciptakan asap berwarna pink. Mereka berharap untuk menunjukkan harapan bahwa suatu saat nanti, perempuan akan diterima sebagai setara dalam Gereja. "Sementara dunia menunggu asap putih atau hitam, kami mengirimkan asap merah muda dengan harapan bahwa gereja akan menyambut perempuan sebagai setara," ujar Kate McElwee, salah satu perwakilan dari WOC.

Hari itu, 133 kardinal berkumpul di Kapel Sistina untuk memilih Paus baru. Setelah memasuki ruangan, pintu kapel ditutup, dan mereka akan terputus dari dunia luar selama proses pemilihan. Kardinal-kardinal ini akan tinggal di tempat yang disebut Santa Marta, di mana mereka akan beristirahat dan makan.

Miriam Duignan, salah satu peserta aksi, menyoroti kurangnya keberadaan perempuan dalam proses pemilihan ini. "Satu-satunya perempuan yang akan mereka lihat selama beberapa hari ke depan adalah suster yang membersihkan kamar mereka, menyajikan makanan, dan membereskan setelah mereka," kritiknya.

Aksi ini mencerminkan semakin kuatnya suara perempuan yang menuntut kesetaraan dalam berbagai bidang, termasuk di dalam institusi keagamaan. Dengan munculnya asap merah muda ini, aktivis berharap untuk mendorong perubahan positif dalam pandangan Gereja terhadap perempuan.

library_books Tagesschau