Departemen Efisiensi Pemerintah, yang dikenal dengan nama DOGE, telah memulai pengembangan infrastruktur digital untuk program visa emas baru. Program ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi individu kaya untuk mendapatkan status tinggal di Amerika Serikat. Meskipun belum ada pengumuman resmi dari Gedung Putih, beberapa penduduk tetap AS dan pengunjung asing sudah mulai ditanya apakah mereka telah mendaftar untuk "Trump Card Visa".
Ide untuk membuat visa emas ini pertama kali diusulkan oleh mantan Presiden Donald Trump pada bulan Februari. Ia menggambarkan program ini sebagai cara bagi orang-orang kaya untuk membeli tempat tinggal di AS dan membuka jalan menuju kewarganegaraan. Namun, cara pelaksanaan program ini masih belum jelas. Hukum federal mengatur berapa banyak kartu residensi tetap yang dapat dikeluarkan setiap tahun dan siapa yang berhak mendapatkannya. Para ahli berpendapat bahwa Kongres perlu mengesahkan undang-undang baru untuk meningkatkan batas atau mengubah aturan kelayakan.
Keterlibatan DOGE dalam proyek visa ini menunjukkan betapa cepatnya Elon Musk dan timnya memperluas perannya. Perintah eksekutif awal yang dibuat oleh Trump untuk mendirikan DOGE menugaskan kelompok ini untuk meningkatkan produktivitas pemerintah dengan "memodernisasi teknologi dan perangkat lunak federal." Kurang dari empat bulan setelahnya, DOGE tampaknya memainkan peran penting dalam membentuk sistem imigrasi Amerika.
Salah satu fokus tim Musk adalah mencari cara untuk menghubungkan sistem pemerintah AS yang ada untuk memverifikasi para pelancong dan memproses aplikasi imigrasi ke dalam situs web yang mungkin akan menjadi khusus untuk Trump Card Visa. Pada akhir Maret, DOGE mendaftarkan domain trumpcard.gov, sesuai dengan catatan publik yang diterbitkan oleh Badan Keamanan Siber dan Keamanan Infrastruktur.
Dengan peluncuran program ini, banyak yang menunggu untuk melihat bagaimana proses imigrasi di AS akan berubah dan apakah akan ada dampak positif bagi perekonomian.
Elon Musk visa emas imigrasi Trump Card Visa DOGE