Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

India dan Pakistan Setuju untuk Gencatan Senjata

Pada tanggal 10 Mei 2025, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa India dan Pakistan telah sepakat untuk melakukan gencatan senjata penuh dan segera. Kesepakatan ini dicapai setelah pertemuan mediasi yang panjang antara kedua negara, yang melibatkan pemerintah AS sebagai perantara. Trump menyampaikan informasi ini melalui akun media sosialnya, Truth Social.

Sebelumnya, militer India melakukan serangan ke beberapa fasilitas militer di Pakistan. Serangan ini merupakan balasan terhadap serangan yang dilakukan oleh pihak Pakistan. Menurut juru bicara militer Pakistan, Chaudhry, sebagian besar roket yang diluncurkan oleh India berhasil dihadang oleh sistem pertahanan udara Pakistan.

Setelah itu, Pakistan membalas dengan menyerang sebuah gudang roket India dan dua pangkalan udara yang berada di dekat perbatasan. Namun, informasi mengenai serangan ini belum bisa diverifikasi secara independen. Sementara itu, ruang udara di atas Pakistan telah ditutup untuk mencegah terjadinya serangan lebih lanjut.

Di tengah ketegangan yang meningkat, Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menyerukan kepada kedua belah pihak untuk kembali melakukan komunikasi agar terhindar dari kesalahan perhitungan yang lebih serius. Dalam beberapa pembicaraan telepon terpisah dengan menteri luar negeri dari kedua negara, serta kepala angkatan bersenjata Pakistan, Rubio meminta agar mereka dapat kembali berkomunikasi secara langsung.

Pada malam hari sebelumnya, kelompok G7, yang terdiri dari tujuh negara demokrasi terbesar di dunia, juga mengeluarkan pernyataan yang mengajak kedua negara untuk menahan diri. Mereka mendorong dialog langsung antara India dan Pakistan untuk menemukan solusi damai terhadap konflik yang berlangsung.

Kedua negara, India dan Pakistan, menunjukkan sinyal bahwa mereka bersedia untuk meredakan ketegangan, asalkan ada syarat tertentu yang dipenuhi. Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, mengungkapkan bahwa negaranya akan mempertimbangkan untuk menenangkan situasi jika India menghentikan serangan. Sebelumnya, India juga menyatakan bahwa mereka akan berusaha untuk menahan diri jika Pakistan melakukan hal yang sama.

Konflik antara India dan Pakistan sering kali berkaitan dengan wilayah Kashmir, yang menjadi sumber ketegangan antara kedua negara selama beberapa dekade. Gencatan senjata ini diharapkan dapat membantu mengurangi ketegangan dan memulai kembali dialog antara kedua negara.

library_books Tagesschau