Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Perayaan Waisak 2025 di Candi Sumberawan Malang

Hari ini, puluhan umat Buddha berkumpul di Candi Sumberawan, yang terletak di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, untuk merayakan Tri Suci Waisak tahun 2025 atau 2569 BE. Acara ini diadakan dengan tema "Tingkatkan Pengendalian Diri dan Kebijaksanaan Mewujudkan Perdamaian Dunia".

Perayaan Waisak merupakan salah satu momen penting bagi umat Buddha di seluruh dunia. Waisak diperingati sebagai hari lahir, pencerahan, dan wafatnya Siddhartha Gautama, yang dikenal sebagai Buddha. Dalam rangkaian perayaan ini, umat Buddha melakukan Pradaksina, yaitu ritual mengelilingi candi sambil berdoa dan merenungkan ajaran Buddha.

Di Candi Sumberawan, suasana penuh khidmat terasa saat para peserta melakukan Pradaksina. Mereka berjalan beriringan sambil memanjatkan doa, harapan, dan refleksi pribadi. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pengendalian diri, tetapi juga untuk menyebarkan pesan damai di seluruh dunia.

Koordinator acara mengatakan, "Kami berharap perayaan ini dapat menjadi momen untuk merenungkan nilai-nilai kebijaksanaan dan perdamaian yang diajarkan oleh Buddha. Dengan meningkatkan pengendalian diri, kita bisa menjadi individu yang lebih baik dan berkontribusi dalam menciptakan dunia yang damai."

Acara ini dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari pemuda hingga orang tua. Mereka semua berkumpul dengan semangat yang sama, yaitu untuk merayakan kebangkitan spiritual dan menyebarkan kasih sayang kepada sesama. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat persatuan di antara umat Buddha.

Dengan adanya perayaan seperti ini, diharapkan nilai-nilai positif yang terkandung dalam ajaran Buddha dapat lebih dikenal dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, semangat perdamaian yang diusung dalam tema perayaan ini diharapkan dapat menginspirasi banyak orang untuk hidup lebih harmonis.

Perayaan Waisak di Candi Sumberawan ini merupakan salah satu contoh nyata bagaimana tradisi dan kepercayaan dapat bersatu untuk menyebarkan pesan positif di tengah masyarakat. Dengan semangat persatuan dan kedamaian, umat Buddha di Malang berharap untuk terus menjaga dan menyebarkan nilai-nilai luhur ini di masa mendatang.

library_books Antara Jatim