Jakarta, 14 Mei 2025 - Emily Reynolds Bergh, seorang pendiri perusahaan, baru-baru ini membagikan pengalamannya tentang bagaimana dia menyadari bahwa kebiasaan kepemimpinannya yang buruk dapat menjadi sumber masalah dalam timnya. Dalam sebuah postingan di media sosial, Emily menjelaskan perjalanan panjangnya untuk mengatasi kebiasaan tersebut dan membangun kembali kepercayaan dengan tim yang dipimpinnya.
Menurut Emily, salah satu pelajaran terpenting yang dia dapatkan adalah pentingnya self-awareness atau kesadaran diri. Kesadaran diri adalah kemampuan untuk mengenali dan memahami emosi, tindakan, dan dampaknya terhadap orang lain. Emily menyebutkan bahwa kesadaran diri adalah keterampilan kepemimpinan yang paling penting yang pernah dia pelajari.
"Saya menyadari bahwa saya sering kali terjebak dalam cara berpikir yang tidak sehat dan mengabaikan perasaan anggota tim saya. Ini membuat mereka merasa tidak nyaman dan kurang percaya diri," ujarnya. Emily mengakui bahwa perubahan tidak terjadi dalam semalam. Dia harus bekerja keras untuk unlearn atau menghapus kebiasaan buruk yang telah terbentuk selama bertahun-tahun.
Salah satu langkah yang diambil Emily adalah meminta umpan balik dari anggota timnya. Dia mulai mendengarkan dengan lebih baik dan memberikan ruang bagi mereka untuk berbicara. "Ini sangat membantu saya memahami bagaimana tindakan saya mempengaruhi orang lain," tambahnya.
Emily juga berusaha untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih terbuka dan inklusif. Dia merasa penting untuk membangun kepercayaan, dan itu dimulai dengan menjadi teladan bagi timnya. "Ketika saya menunjukkan kerentanan dan keterbukaan, tim saya juga merasa lebih nyaman untuk berbagi pendapat mereka," jelasnya.
Perjalanan Emily tidak selalu mudah. Dia menghadapi banyak tantangan dan terkadang merasa putus asa. Namun, dia terus berusaha dan tidak menyerah. "Saya percaya bahwa setiap orang bisa berubah. Yang penting adalah mau berusaha dan terus belajar," katanya.
Pengalaman Emily Reynolds Bergh menjadi pengingat bagi banyak pemimpin di luar sana bahwa kesadaran diri dan kemauan untuk berubah adalah kunci untuk menjadi pemimpin yang lebih baik. Dengan membagikan perjalanannya, Emily berharap dapat menginspirasi orang lain untuk mengevaluasi kebiasaan kepemimpinan mereka dan berusaha untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih positif.
Kesadaran diri bukan hanya untuk kepemimpinan, tetapi juga untuk kehidupan sehari-hari. Dengan belajar dari pengalaman dan kesalahan, kita semua dapat menjadi versi terbaik dari diri kita sendiri.
Emily Reynolds Bergh kepemimpinan kebiasaan buruk kepercayaan