Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Koramil Songgon Dampingi Serapan Gabah oleh Bulog di Tiga Desa

Pada hari Rabu (14/05/2025), Koramil 0825/20 Songgon bekerjasama dengan Babinsa dan Bulog melaksanakan kegiatan serapan gabah di sembilan lokasi berbeda di wilayah Kecamatan Songgon. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu petani menjual hasil panen mereka dengan harga yang stabil dan memastikan ketersediaan stok gabah di Indonesia tetap terjaga.

Kegiatan serapan gabah ini dilakukan mulai pukul 11.00 WIB dan berlangsung hingga selesai. Petani dari tiga desa, yaitu Desa Bayu, Desa Parangharjo, dan Desa Songgon, mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Mereka menjual hasil panen mereka kepada Bulog, dengan total gabah yang diserap mencapai 12.402 kg dari lahan seluas 3,25 hektar.

Harga pembelian gabah tersebut adalah Rp6.500 per kilogram, sesuai dengan ketetapan harga nasional yang dikeluarkan pemerintah. Pembayaran dilakukan melalui transfer bank, guna menjaga tertib administrasi dan keamanan transaksi.

Petani yang menjual hasil panennya pun beragam. Ibu Susi Lestari dari Dusun Pelantaran, Desa Bayu, menjadi petani dengan hasil panen tertinggi, yaitu 2.079 kg dari lahan seluas 0,50 hektar. Sebaliknya, Bapak Atim dari Dusun Krajan Wetan, Desa Parangharjo, memiliki hasil panen terendah, yaitu 761 kg dari lahan seluas 0,25 hektar.

Pendampingan selama kegiatan ini dilakukan oleh tiga anggota Babinsa Koramil 0825/20 Songgon, yaitu Serka Eko Purwanto dari Babinsa Songgon, Sertu Sudarto dari Babinsa Parangharjo, dan Kopka Zarkoni dari Babinsa Bayu. Mereka memastikan proses berjalan lancar dan aman.

Selain itu, kegiatan ini juga didukung oleh petugas dari Bulog yang diwakili oleh Bapak M. Holil. Dukungan dari TNI ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani melalui jaminan harga yang stabil.

Seluruh kegiatan berlangsung dengan lancar dan aman, menunjukkan sinergi yang baik antara TNI, Bulog, dan para petani di wilayah Kecamatan Songgon. Kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi dapat mendukung keberlanjutan pertanian dan ketahanan pangan Indonesia.

library_books Korem083baladhikajaya