Pada hari Sabtu, polisi di London mengumumkan bahwa tiga warga Iran telah ditangkap dan didakwa terkait kegiatan spionase di Inggris. Mereka adalah Mostafa Sepahvand, Farhad Javadi Manesh, dan Shapoor Qalehali Khani Noori.
Ketiga pria ini diduga melakukan kegiatan mata-mata untuk Iran selama periode 2024 hingga 2025. Penangkapan mereka dilakukan setelah penyelidikan ketat yang dilakukan oleh unit kontra terorisme dari Metropolitan Police Service.
Kepala unit, Dominic Murphy, mengatakan bahwa ketiga pria ini menghadapi tuduhan yang sangat serius. "Ini adalah hasil dari penyelidikan yang sangat kompleks dan cepat," ujarnya.
Semua tersangka adalah warga London dan selama penyelidikan mereka ditahan selama dua minggu di bawah Undang-Undang Keamanan Nasional 2023. Undang-undang ini memberi kekuasaan kepada polisi untuk menangkap orang yang diduga terlibat dalam aktivitas yang mengancam dari kekuatan asing.
Selain tuduhan spionase, Sepahvand juga didakwa melakukan pengintaian, pencarian, atau pengintaian dengan niat melakukan kekerasan serius terhadap seseorang di Inggris. Sementara itu, Manesh dan Noori didakwa melakukan tindakan serupa dengan niat agar kekerasan serius dilakukan oleh orang lain terhadap seseorang di Inggris.
Kasus ini menunjukkan betapa seriusnya pemerintah Inggris menangani kegiatan mata-mata yang berasal dari luar negeri, demi menjaga keamanan dan kestabilan negara.
Iran mata-mata Inggris spionase polisi keamanan London