MADIUN – Rumah DataKU Kampung KB Kapendis di Kelurahan Rejomulyo berhasil mengukir prestasi dengan masuk delapan besar dalam lomba Rumah DataKU yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BKKBN) tahun ini. Dengan pencapaian ini, Kampung KB Kapendis berhak untuk mengikuti penilaian wawancara dari tim juri.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB Kota Madiun, dr. Denik Wuryani, “Kami sudah mengikuti seleksi administrasi dan Alhamdulillah lolos ke delapan besar. Hari ini ada penilaian lanjutan berupa wawancara.”
Wawancara tersebut dilakukan oleh perwakilan dari BKKBN dan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini berlangsung secara daring melalui aplikasi Zoom di Kampung KB Kapendis. dr. Denik merasa optimis penilaian wawancara ini akan berjalan baik karena inovasi yang dimiliki oleh Rumah DataKU Kampung KB Kapendis tergolong baik.
Salah satu inovasi yang menonjol adalah aplikasi yang bernama Tamara, yang berarti Data Masyarakat Madiun Sejahtera. Dengan aplikasi ini, pencatatan data masyarakat menjadi lebih mudah dan sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini. Data yang disajikan dalam aplikasi ini sudah dimanfaatkan oleh masyarakat luas.
“Aplikasi Tamara menyajikan data masyarakat di wilayah kami, mulai dari bayi, balita, wanita usia subur, hingga lansia. Data ini selalu diperbarui setiap hari. Misalnya, jika ada program untuk menangani kasus stunting, data tersebut bisa diakses melalui aplikasi,” jelas dr. Denik.
Data yang tersedia dalam aplikasi juga sangat lengkap, termasuk nama, alamat, dan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Menurut dr. Denik, hal ini menunjukkan bahwa data yang disajikan bukan hanya sekedar rencana, tetapi sudah diimplementasikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Tadi ada informasi bahwa daerah lain sebagian besar masih menggunakan metode pencatatan manual. Sementara kami sudah menggunakan aplikasi,” ujar dr. Denik.
Jika Kampung KB Kapendis berhasil meraih juara satu, mereka akan berhak mewakili Provinsi Jawa Timur di tingkat nasional. Penghargaan biasanya diberikan bersamaan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas).
Kampung KB Rumah DataKU Madiun BKKBN wawancara