Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Hari Anti Tambang 2025 Diperayakan di Flores

Mataloko, Ngada – Nusa Tenggara Timur – Hari Anti Tambang (HATAM) 2025 dirayakan di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, pada tanggal 26 hingga 29 Mei 2025. Acara ini diadakan untuk melawan ekstraktivisme yang merugikan kehidupan masyarakat dan lingkungan.

Setelah sukses menggelar acara serupa di Pulau Sulawesi tahun lalu, HATAM 2025 memilih Flores sebagai lokasi perayaan. Hal ini disebabkan karena Flores telah ditetapkan sebagai Pulau Panas Bumi melalui Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No. 2268 K/30/MEM/2017. Sejak saat itu, pulau ini menjadi lokasi proyek geothermal dengan alasan transisi energi dan pengembangan energi terbarukan.

Namun, di balik niat baik tersebut, ada banyak masalah yang dihadapi oleh masyarakat setempat. Perampasan tanah, konflik agraria, serta kerusakan lingkungan menjadi beberapa dampak negatif dari proyek-proyek tersebut. Selain itu, masyarakat adat juga mengalami kekerasan dan kriminalisasi, seperti yang terjadi di beberapa daerah di Flores, termasuk Ulumbu, Mataloko, Sokoria, Poco Leok, dan Wae Sano.

Untuk itu, HATAM 2025 berfungsi sebagai tempat pertemuan dan konsolidasi bagi masyarakat dari berbagai pulau yang telah menjadi korban dari industri ekstraktif. Dalam perayaan ini, masyarakat diajak untuk menggelar diskusi, panggung kerakyatan, aksi massa, serta deklarasi penolakan terhadap tambang.

Dengan mengadakan berbagai kegiatan, HATAM 2025 bertujuan untuk memperkuat gerakan rakyat dan menyampaikan pesan penting mengenai perlunya menjaga lingkungan dan hak-hak masyarakat. Selamat Hari Anti Tambang 2025. Mari kita semua bersatu melawan ekstraktivisme dan membangun kekuatan rakyat!

#hatam2025 #hatam #antiminingday #deadlycoal #tolaktambang #ilusitransisienergi #rendahkarbontinggikorban #nickelisthenewcoal

library_books Jatamnas