Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Debat Publik Terus Berlanjut soal Jam Kerja di Jerman

Kanselir Jerman, Friedrich Merz, mengungkapkan dalam pernyataan pemerintah pertamanya, "Kita harus bekerja lebih banyak dan lebih efisien di negara ini." Pernyataan ini memicu debat publik yang masih berlangsung, bahkan setelah satu setengah minggu sejak diucapkan.

Carsten Linnemann, Sekretaris Jenderal CDU, membela pernyataan Merz dan meminta warga untuk lebih berusaha menjaga kesejahteraan. "Kesejahteraan kita, sistem jaminan sosial kita, serta fungsi negara ini bergantung pada produktivitas kita," ujarnya dalam wawancara dengan Redaktionsnetzwerk Deutschland (RND).

Namun, pernyataan Merz menghadapi kritik tajam, terutama dari serikat pekerja dan partai kiri. Para kritikus menunjukkan bahwa banyak perempuan yang terpaksa bekerja paruh waktu karena kurangnya fasilitas penitipan anak.

Sesuai dengan kesepakatan koalisi antara partai CDU dan SPD, ada rencana untuk mengganti jam kerja delapan jam per hari dengan batasan jam kerja mingguan. Linnemann berpendapat bahwa fleksibilitas jam kerja sangat penting, terutama untuk keluarga yang memiliki anak atau anggota keluarga yang membutuhkan perawatan. Selain itu, rencana pemerintah untuk menerapkan "pensiun aktif" diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas.

Berdasarkan analisis dari lembaga penelitian yang dekat dengan pengusaha, pekerja Jerman bekerja lebih sedikit dibandingkan dengan negara-negara kuat secara ekonomi lainnya. Namun, para ahli berpendapat bahwa perbandingan tersebut hanya dapat memberikan gambaran yang terbatas, terutama karena perbedaan tingkat pekerjaan paruh waktu.

Merz kemudian sedikit meralat pernyataannya pada hari Rabu. "Kita tidak bisa mengatakan secara umum bahwa orang Jerman bekerja terlalu sedikit," ujarnya. Meskipun ada kekurangan dalam total jam kerja, dia mengakui bahwa ada kelompok tertentu, terutama di kalangan anak muda, yang bekerja sangat keras. "Ada jutaan jam lembur," tambahnya. Di beberapa sektor, beban kerja juga sangat tinggi.

Dengan pernyataan ini, Merz dan Linnemann berharap dapat memicu perubahan positif dalam cara kerja di Jerman, meskipun debat publik yang hangat menunjukkan bahwa isu ini jauh dari selesai.

library_books Tagesschau