Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melemah, Sektor Baja Masih Berpotensi

Kondisi geo politik dan geo ekonomi yang tidak stabil hingga saat ini masih memberikan tekanan terhadap perekonomian global, termasuk di wilayah Asia dan Indonesia. Pada kuartal pertama tahun 2025, pertumbuhan ekonomi nasional tercatat melemah menjadi 4,87% dibandingkan dengan kuartal sebelumnya dan tahun lalu. Bahkan, jika dilihat dari pertumbuhan kuartalan, Indonesia mengalami penurunan hingga 0,98%.

Meski kondisi ini cukup memprihatinkan, pemerintah Indonesia masih optimis dengan sektor pengolahan yang berkontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Pada kuartal pertama tahun 2025, sektor ini mencatatkan kontribusi sebesar 19,25% dengan pertumbuhan 4,55%. Salah satu subsektor yang menunjukkan potensi besar adalah industri besi dan baja, yang dalam lima tahun terakhir mengalami pertumbuhan ekspor hingga 22,18%.

Konsumsi baja nasional juga diperkirakan akan meningkat drastis, dengan proyeksi mencapai 47 juta ton pada tahun 2035. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun perekonomian secara keseluruhan mengalami tekanan, ada sektor-sektor tertentu yang tetap menunjukkan pertumbuhan.

Pemerintah bersama pelaku industri besi dan baja juga berupaya mengajak keterlibatan negara-negara anggota ASEAN dalam meningkatkan rantai pasok di kawasan regional. Langkah ini dianggap sebagai momentum penting untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan kawasan Indo-Pasifik di tengah ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan China. Dengan jumlah penduduk yang mencapai 600 juta orang dan ekonomi lebih dari USD3 triliun, kawasan ASEAN menjadi pasar yang sangat kuat bagi industri baja dan besi.

Pembahasan lebih lanjut mengenai kondisi ini dapat disaksikan dalam program Market Review yang dipandu oleh Prasetyo Wibowo pada hari Senin, 26 Mei 2025, pukul 21.00 hingga 21.30 WIB. Acara ini dapat disaksikan secara langsung di IDX Channel dan juga melalui live streaming di website serta aplikasi IDX Channel TV.

library_books Idx Channel