Frederik Kubierschky dan Catharina Lütjens telah menciptakan sebuah hotel butik di sebuah biara yang ditinggalkan di Italia. Keduanya bertemu saat bekerja di Park Hyatt di Zurich dan memiliki impian untuk membuka hotel mereka sendiri.
Ketika kesempatan muncul untuk merenovasi biara abad ke-12 di Umbria, mereka langsung mengambil peluang tersebut. Mereka ingin menciptakan hotel dengan desain yang membuat tamu merasa disambut dengan hangat.
"Setelah bertahun-tahun bekerja di industri perhotelan, kami merasa terdorong untuk menciptakan sesuatu yang lebih pribadi, bermakna, dan mencerminkan nilai-nilai kami," kata Frederik. Ia menambahkan bahwa biara yang mereka temukan itu berbicara kepada mereka secara langsung.
Biara tersebut terletak di Green Heart of Italy, menawarkan kedamaian, keindahan, dan keaslian yang mereka cari. "Ini seperti kanvas sempurna untuk apa yang ingin kami bangun—sebuah tempat perlindungan di mana orang bisa benar-benar melambat, terhubung, dan merasa nyaman," jelasnya.
Dengan visi yang kuat dan lokasi yang menakjubkan, Frederik dan Catharina bertekad untuk menjadikan hotel mereka sebagai tempat yang istimewa bagi setiap tamu yang datang. Mereka percaya bahwa setiap orang berhak mendapatkan pengalaman yang unik dan menyenangkan saat berlibur.
Hotel butik ini diharapkan dapat menarik perhatian wisatawan yang mencari suasana tenang dan layanan yang penuh perhatian. Dengan memadukan desain yang modern dengan sejarah dan keaslian biara, mereka berharap dapat menciptakan pengalaman tak terlupakan bagi semua tamu yang menginap.
hotel butik biara Umbria industri perhotelan desain