Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Anggota Neo-Nazi Ikut Turnamen di Swedia, Dikenal di AS

Seorang anggota klub neo-Nazi dari Amerika Serikat terlihat berpartisipasi dalam turnamen seni bela diri campuran di Swedia. Peristiwa ini mencuat di tengah kebijakan deportasi besar-besaran yang dijalankan oleh pemerintahan Trump terhadap imigran yang tidak memiliki dokumen.

Sebuah laporan menyebutkan bahwa pada bulan September 2024, seorang individu yang terkait dengan gerakan "Active Club" melakukan perjalanan ke Borås, Swedia. Gerakan ini merupakan aliansi transnasional dari klub-klub pertarungan sayap kanan yang memiliki keterkaitan erat dengan geng skinhead dan gerakan politik neo-fasis. Dalam turnamen tersebut, anggota-anggota dari klub-klub pertarungan lain yang berafiliasi di Eropa juga hadir.

Organisasi skinhead di Swedia, seperti Tvåsaxe dan GYM XIV, menjadi tuan rumah bagi acara yang dikenal sebagai Holmgang 2024. Mereka mengklaim bahwa setidaknya satu anggota dari Southern California Active Club hadir dalam turnamen itu. Foto-foto dari turnamen tersebut dipublikasikan secara online oleh Media 2 Rise, yang merupakan sayap media dari Active Club di Amerika.

Meskipun identitas anggota Amerika yang berpergian ke Swedia belum diketahui publik, kelompok-kelompok yang mereka ikuti merupakan bagian penting dari jaringan Active Club. Pada tanggal 2 Oktober, Media 2 Rise memposting serangkaian delapan foto bertanda air dari turnamen Holmgang, yang seolah memberikan persetujuan dari Active Club Amerika untuk acara yang diadakan di Swedia.

Pemerintahan Trump selama ini terlibat dalam pengawasan ketat terhadap imigrasi, terutama terhadap individu yang diduga terlibat dalam organisasi teroris. Namun, dengan adanya hubungan antara anggota neo-Nazi Amerika dan kelompok ekstremis di luar negeri, muncul pertanyaan, apakah mereka akan mengambil tindakan terhadap individu-individu yang terlibat dalam kegiatan ini?

Situasi ini menunjukkan kompleksitas dalam penanganan isu ekstremisme dan imigrasi, serta tantangan bagi pemerintah dalam mengawasi dan mengatur aktivitas kelompok-kelompok yang berpotensi membahayakan masyarakat.

library_books Wired