DAMPIT - Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M, menghadiri pagelaran wayang kulit yang diadakan dalam rangka Puncak Peringatan Hari Jadi ke-72 Desa Sukodono. Acara ini berlangsung pada malam hari, Sabtu (7/6), di Balai Desa Sukodono, Kecamatan Dampit.
Dalam acara tersebut, turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Malang Zulham Mubarok, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Forkopimcam Dampit, serta seluruh Kepala Desa di wilayah Kecamatan Dampit. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan dukungan penuh terhadap pelestarian budaya lokal.
Bupati Malang, yang akrab dipanggil Abah Sanusi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pagelaran wayang kulit memiliki nilai budaya yang penting. Ia menekankan bahwa setiap cerita yang dibawakan oleh dalang mengandung makna yang dalam, serta mengajarkan nilai-nilai kehidupan kepada masyarakat.
Abah Sanusi juga berharap agar masyarakat di Desa Sukodono dapat terus mewujudkan pembangunan yang baik. "Dibutuhkan kekompakan semua komponen masyarakat untuk mengatasi berbagai hambatan yang ada," ujarnya. Menurutnya, dengan adanya kekompakan, segala hambatan dalam pembangunan dapat diatasi, sehingga kemajuan desa dapat terwujud.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat tali persaudaraan dan kerjasama antarwarga. Wayang kulit sebagai salah satu bentuk seni tradisional Indonesia diharapkan dapat terus dilestarikan dan dikenalkan kepada generasi muda.
Dengan adanya dukungan dari pemerintah dan masyarakat, diharapkan Desa Sukodono bisa menjadi contoh dalam pembangunan yang berkelanjutan dan berbudaya.
Bupati Malang Pagelaran Wayang Kulit Desa Sukodono Peringatan