Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Scooter Braun Terkejut dengan Reaksi Taylor Swift

Pada tahun 2019, Scooter Braun, seorang mogul musik terkenal, mengejutkan banyak orang dengan pernyataannya mengenai reaksi Taylor Swift setelah ia membeli hak atas enam album studio pertamanya. Braun mengaku merasa "terkejut" dan menganggap reaksi Swift adalah sesuatu yang "sangat tidak adil".

Braun membeli label rekaman Swift, Big Machine, dengan harapan bahwa langkah ini akan menjadi "sesuatu yang menarik". Namun, tidak lama setelah penjualan tersebut, Swift mengungkapkan perasaannya dalam sebuah unggahan di Tumblr. Ia menyatakan bahwa ia merasa "sedih dan jijik" karena rekaman-master miliknya kini berada di bawah kendali Braun. Swift juga menuduh Braun melakukan "perundungan yang terus-menerus dan manipulatif".

Sebagai respons terhadap situasi ini, Swift berjanji untuk merekam ulang album-album tersebut agar ia bisa memiliki kendali penuh atas karya-karyanya. Pada bulan lalu, kabar baik datang bagi Swift. Ia mengumumkan bahwa ia telah membeli kembali hak atas musiknya melalui kesepakatan dengan firma ekuitas swasta yang sebelumnya membeli hak tersebut dari Braun pada tahun 2020.

Perkembangan ini menjadi sorotan di dunia musik, dan banyak penggemar Swift yang menyambut baik keputusan ini. Mereka merasa bangga dengan usaha yang dilakukan Swift untuk mendapatkan kembali hak atas musiknya.

BBC telah menghubungi perwakilan Swift untuk mendapatkan komentar lebih lanjut mengenai situasi ini. Sementara itu, Braun terus berbicara tentang hubungannya dengan Swift, dan banyak yang penasaran dengan apa yang akan terjadi selanjutnya di antara keduanya.

Kisah ini menunjukkan betapa pentingnya hak atas karya seni dan bagaimana seorang artis berjuang untuk mendapatkan kembali apa yang menjadi miliknya.

library_books Bbcnews