Sebuah koalisi kelompok solidaritas Palestina dan keadilan iklim mengadakan demonstrasi darurat di depan kantor Kementerian Luar Negeri, Persemakmuran, dan Pembangunan Inggris (FCDO). Mereka menuntut pemerintah Inggris untuk memastikan pembebasan kru kapal amal yang ditahan saat membawa bantuan ke Gaza.
Kapal tersebut, yang bernama Madleen, memiliki 12 kru termasuk aktivis iklim terkenal, Greta Thunberg. Madleen sedang mengangkut bantuan kemanusiaan simbolis untuk Gaza dengan tujuan memecahkan blokade yang diterapkan oleh Israel. Namun, pada sekitar pukul 3 pagi pada hari Senin, kapal tersebut dicegat oleh pasukan Israel dan kru-nya ditahan.
Demonstrasi ini diorganisir oleh koalisi luas yang terdiri dari berbagai kelompok Palestina dan kelompok iklim, termasuk Fossil Free London. Mereka mendesak pemerintah Inggris untuk menekan Israel agar membebaskan para aktivis tersebut.
Para pengunjuk rasa berpendapat bahwa penangkapan ini ilegal karena kapal sedang berlayar di perairan internasional. Menurut hukum maritim internasional, Inggris memiliki yurisdiksi penuh atas kapal tersebut dan memiliki kewajiban hukum untuk melindungi kru, mengingat kapal Madleen terdaftar di Inggris.
Juru bicara FFC, Hay Sha Wiya, melaporkan bahwa mereka masih belum mendapatkan kabar dari kru kapal, dan lokasi mereka saat ini masih tidak diketahui.
Pihak berwenang Israel telah mengonfirmasi bahwa mereka akan mendeportasi para aktivis dan bahwa Madleen sedang dalam perjalanan ke pelabuhan Ashdod di Israel.
protes Inggris kapal amal kru ditahan Palestina