Di Paris, Perancis, pada pekan lalu, Pemerintah Indonesia mengadakan pertemuan penting dengan Amerika Serikat (AS) untuk menjajaki peluang kerja sama perdagangan yang lebih adil. Pertemuan ini berlangsung di sela-sela pertemuan tingkat menteri OECD.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, bertemu dengan perwakilan United States Trade Representative (USTR), Jamieson Greer, untuk melanjutkan pembahasan mengenai tarif antara kedua negara.
Dalam pertemuan tersebut, Airlangga menjelaskan bahwa pemerintah Indonesia telah menyerahkan dokumen resmi kepada pihak USTR. AS memberikan apresiasi atas kelengkapan dokumen dan kecepatan respons Indonesia dalam proses perundingan ini. Menurut Airlangga, Greer menilai proposal yang diajukan Indonesia sebagai fondasi yang baik untuk pembicaraan selanjutnya.
Dari hasil pertemuan ini, tim negosiasi Indonesia telah menyelesaikan putaran pertama negosiasi tarif resiprokal dengan AS. Pembahasan ini mencakup isu tarif, hambatan nontarif, perdagangan digital, dan keamanan ekonomi.
Airlangga juga menekankan bahwa dalam setiap pembahasan, pihaknya selalu mempertimbangkan kepentingan nasional Indonesia. Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk melakukan tindakan nyata demi menyelesaikan perundingan ini.
Sebelumnya, Pengadilan Perdagangan Internasional AS memblokir penerapan sebagian besar kebijakan tarif impor yang dikeluarkan oleh mantan Presiden Trump. Namun, Pengadilan Banding Federal kemudian memutuskan untuk tetap mengizinkan penerapan tarif tersebut sambil menunggu proses banding lebih lanjut.
Program Market Review bersama Prasetyo Wibowo akan membahas selengkapnya tentang isu ini. Program tersebut akan ditayangkan pada Selasa, 10 Juni 2025, pukul 21.00 – 21.30 WIB, secara langsung di IDX Channel. Anda juga bisa menyaksikan melalui LIVE STREAMING di www.idxchannel.com dan aplikasi IDX Channel TV di APPS store.
Indonesia Amerika Serikat perdagangan tarif resiprokal OECD